Malam Ini, Volume Arus Mudik di Kalimalang Bekasi Menurun

Red: Nidia Zuraya

Sabtu 02 Jul 2016 22:49 WIB

 Sejumlah pemudik bermotor melintas di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat. Foto: dokrep Sejumlah pemudik bermotor melintas di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Satuan Lalu Lintas Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, mencatat adanya penurunan volume kendaraan roda dua di koridor mudik Kalimalang, Sabtu (2/7) malam.

"Pada Jumat (1/7) jumlah roda dua mulai pukul 08.00-20.00 WIB sebanyak 45.436 unit, hari ini mulai pukul 08.00-18.00 WIB menurun jadi 21.679 unit motor," kata Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota Kompol Bayu Pratama di Bekasi, Sabtu (2/7).

Data tersebut dihitung berdasarkan laju kendaraan sepeda motor di koridor Jalan KH Noer Alie Kalimalang melalui pos pengamanan simpang Bekasi Cyber Park. "Volume terbanyak terjadi pada Jumat malam yang kita prediksi sebagai puncak mudik," katanya.

Namun demikian, dia memastikan kendaraan mudik masih terus melintas di kordior tersebut hingga Senin (4/7) malam. Dikatakan Bayu, jumlah kendaraan roda dua itu belum termasuk volume arus mudik yang melalui dua koridor lainnya di Kota Bekasi, yakni Jalan I Gusti Ngurah Rai dan koridor alternatif Jalan Siliwangi.

"Kordior Kalimalang menjadi jalur mudik utama yang dipilih pemudik dari arah Jakarta menuju Pantura," katanya.

Bayu mengatakan, jalur mudik di Jalan KH Noer Alie Kalimalang saat ini terpecah ke Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Siliwangi menyusul adanya gangguan lalu lintas akibat proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Hal itu diakui seorang pemudik bersepeda motor bernama Adam (31) yang memilih jalur alternatif di Kota Bekasi akibat gangguan tersebut. "Saya lihat di banyak media massa jalur Kalimalang macet parah karena proyek Becakayu, jadi saya sengaja memotong jalan dari Pasar Sumber Artha mengarah ke I Gusti Ngurah Rai," katanya.

Terpopuler