Puncak Arus Mudik di Yogyakarta Diprediksi H-3 Lebaran

Red: Karta Raharja Ucu

Jumat 01 Jul 2016 05:55 WIB

Pemudik (ilustrasi) Foto: Republika/ Wihdan Pemudik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memprediksikan puncak arus mudik hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah di jalur utama daerah ini pada 3 Juli atau H-3 Lebaran 2016.

"Sementara prediksi puncak arus balik Lebaran pada Ahad 10 Juli," kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Suwito, di Bantul, Jumat.

Menurut dia, sejumlah jalur di wilayah Bantul yang akan dilewati pemudik di antaranya di Jalan Wates Sedayu atau pemudik yang datang dari arah barat (Kulon Progo), kemudian Jalan Wonosari Piyungan untuk pemudik dari arah timur (Gunung Kidul). Sedangkan jalur di wilayah Bantul yang dilewati pemudik via jalur selatan yaitu di Jalan Srandakan menuju Jalan Bantul, sebelum menuju Ring Road selatan.

"Guna mendukung kelancaraan saat puncak arus mudik dan balik di jalur utama dan jalur alternatif dengan penempatan rambu pendahulu penunjuk jalan portabel dan personel di titik-titik rawan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas," katanya.

Suwito mengatakan, pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan meningkat hingga 50 persen dibandingkan pada 2015, sementara pemuduik mobil pribadi meningkat 4,5 persen. "Penumpang angkutan umum (bus) justru menurun sekitar dua persen," katanya.

"Kami membuka Posko Induk Dinas Perhubungan 24 jam di simpang empat Bakulan (Jalan Parangtritis) pada 29 Juni sampai 14 Juli 2016 dan menempatkan 97 personel di 17 lokasi poskotis yang tersebar di wilayah Bantul," ujar dia.

Terpopuler