Jelang Arus Mudik, Jalan Raya Kalimalang Malah tak Kondusif

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Bilal Ramadhan

Selasa 28 Jun 2016 14:09 WIB

 Sejumlah pemudik bermotor mulai berdatangan di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/8). Foto: dokrep Sejumlah pemudik bermotor mulai berdatangan di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan, jelang mudik lebaran Idul Fitri 1437 H, Jalan Raya Kalimalang yang menjadi akses utama penghubung ibukota Jakarta dan Bekasi tidak kondusif.

"Padahal saat ini, Jalan Raya Kalimalang menjadi primadona kendaraan bermotor roda dua untuk mudik. Sebab motor tidak dapat masuk jalan tol," katanya, Selasa, (28/6).

Para pemudik tahun ini sangat terganggu dengan kondisi Jalan Raya kalimalang. Sebab di jalan tersebut banyak lubang, galian besar, alat-alat berat, bahan bangunan yang berserakan, penerangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas yang sangat minim.

"Kondisi lebih parah dan membahayakan saat turun hujan bagi para pemudik dan pengendara lainnya. Makanya pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, kontraktor tol Bekasi, Cawang, dan Kampung Melayu (Becakayu) harus segera mengambil langkah cepat dengan solusi yang baik, juga memudahkan para pemudik terutama kaum muslimin yang merayakan Idul Fitri sehingga merasa aman dan nyaman," ujarnya.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan DKI Jakarta, serta kontraktor, lanjut Abdurrahman, akan mengurangi bahkan meniadakan korban lalu lintas dan pemudik. Diharapkan mereka sampai tujuan dengan selamat di kampung halamannya.

Terpopuler