Polda Kepri Siagakan 3.000 Personel Operasi Ramadhaniyah

Red: Hazliansyah

Jumat 24 Jun 2016 04:54 WIB

Gelar Operasi Ketupat: Anggota polisi mengikuti apel pasukan Operasi Ketupat 2015 dalam rangka mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1436 H di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). (Republika/Yasin Habibi) Foto: Republika/ Yasin Habibi Gelar Operasi Ketupat: Anggota polisi mengikuti apel pasukan Operasi Ketupat 2015 dalam rangka mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1436 H di Lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Polda Kepri menyiagakan dua pertiga dari seluruh anggota yang ada untuk melakukan pengamanan dan pelayanan kegiatan masyarakat dalam operasi Ramadhaniyah mulai H-7 Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Petugas yang kami turunkan dua pertiga kekuatan atau sekitar 3.000 orang. Mereka akan mengamankan kegiatan masyarakat yang akan mudik dan melaksanakan Hari Raya Idul Fitri," kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdin di Batam, Kamis.

Ia mengatakan untuk pelayanan dan pengamanan mudik akan didirikan pos pada pelabuhan-pelabuhan, dan bandara yang menjadi pusat arus mudik di Kepri khususnya Batam.

Selain itu juga akan didirikan Pos Pengamanan dan Pelayanan di pusat-pusat perbelanjaan, kawasan keramaian lain seperti lokasi wisata dan tempat-tempat ibadah.

"Anggota kami akan memastikan semua kegiatan masyarakat berjalan lancar. Anggota juga akan terus berpatroli mengamankan semua wilayah," kata Sam.

Dengan pengamanan tersebut diharapkan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang.

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan, untuk jumlah pos pengamanan dan pelayanan yang dibentuk bersama sejumlah instansi lain tengah disiapkan.

"Nanti akan segera disampaikan dan didirikan pada titik-titik yang sudah disepakati. Kami sebelumnya sudah menggelar pertemuan dengan pihak terkait," kata AKBP Hartono.

Untuk saat ini, kata dia, sudah ada tim gabungan dari Sabhara dan Brimob yang terus berpatroli khususnya malam dan dinihari mengantisipasi segala potensi kejahatan yang mungkin terjadi menjelang Lebaran.

"Tim khusus tersebut sudah dibentuk sejak awal Ramadhan. Mereka terus berpatroli pada seluruh wilayah demi memastikan keamanan tetap terjaga," kata dia.

Terpopuler