LPS Ajak Agen dan Loper Simpan Uang di Bank

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Dwi Murdaningsih

Kamis 23 Jun 2016 18:41 WIB

 Pekerja melintas saat melakukan aktivitas di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Kamis (6/8). Foto: Republika/Tahta Aidilla Pekerja melintas saat melakukan aktivitas di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Kamis (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak agen dan loper koran menyimpan uang di bank. LPS menjamin atas keamanan uang nasabah.

Senior Executive Vice President LPS Suharno menjelaskan, LPS bertanggung jawab atas dana nasabah yang disimpan di bank. Lembaga ini sangat menguntungkan kepada masyarakat.

"Pentingnya LPS bagi nasabah aman dan mendapatkan penghasilan dari bank," kata Suharno menuturkan pada acara buka puasa bersama dengan agen dan loper Republika, di gedung serbaguna SMK 57 Jakarta, Kamis (23/6).

Suharno mengatakan dengan adanya LPS, masyarakat tidak perlu takut apabila bank bangkrut dan tidak mampu membayarkan dana simpanan nasabah. LPS akan mengganti dana nasabah tersebut.

LPS menjamin dana masyarakat hingga Rp 2 miliar untuk diganti setiap nasabah. Karena itu, Suharno mengajak masyarakat agar menyimpan dana di bank.

Suharno mengatakan, LPS didirikan agar masyarakat yang menyimpan uang di bank meningkat. Dari dana tersebut dapat digunakan untuk pembangunan.

"Jadi uang bapak buat bapak sendiri dan untuk membangun negeri," kata Suharno.

Acara buka puasa bersama agen dan loper diadakan oleh Republika bersama LPS. Kegiatan yang digelar setiap tahun ini didukung oleh Indomie, Aqua, Bank Mandiri dan BNI Syariah.

Terpopuler