Sebagian Ruas Bawen-Salatiga Bisa untuk Alternatif Mudik

Rep: Bowo Priadi/ Red: Dwi Murdaningsih

Rabu 22 Jun 2016 13:16 WIB

 Arus lalulintas menuju Jakarta di ruas tol Semarang- Bawen tampak padat merayap, Sabtu (2/8). (Republika/Bowo Pribadi)  Arus lalulintas menuju Jakarta di ruas tol Semarang- Bawen tampak padat merayap, Sabtu (2/8). (Republika/Bowo Pribadi)

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Tol Semarang-Solo seksi III ruas Bawen- Salatiga diperkirakan sudah bisa dimanfaatkan sebagai jalur alternatif bagi para pemudik.

Namun pemanfaatan untuk jalur alternatif pengurai kepadatan aris lalu lintas ini hanya bisa dilakukan sebagian. Sebab, adanya pekerjaan yang belum rampung di ruas ini.

PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola jalan tol Semarang- Solo bersama instansi terkait lainnya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mendukung kelancaran aris mudik.

"Bila jalur alternatif Mangklang-Asinan tidak bisa dipakai, maka pengguna tol arah Solo akan diarahkan langsung keluar di pintu tol Bawen," ujar Project Manager Tol Semarang-Solo seksi III Bawen-Salatiga, Indriyono Darmawan, pada Rapat Lintas Sektoral Antisipasi Mudik Lebaran, di Mapolres Semarang, Selasa (21/6).

Dari pintu tol Bawen, arus lalu lintas yang akan menuju Solo diarahkan masuk ruas tol seksi III dengan rute jalur utama Semarang- Solo- pertigaan Tuntang- Tlogo. Setelah Tlogo arus lalu lintas bisa mengakses ruas Bawen- Salatiga.

Namun, rekayasa ini hanya akan dilakukan dengan benerapa pertimbangan. Pertama jika arus lalu lintas Bawen- Salatiga padat. Kedua rekayasa ini hanya bisa dilakukan pada siang hari saja.

"Untuk malam hari rekayasa ini tidak akan dilakukan dengan pertimbangan keamanan para pemudik," tegasnya.

Ia juga mengakui, PT TMJ melalui beberapa kontraktor yang mengerjakan tol Semarang- Solo seksi III Bawen-Salatiga meminta waktu tambahan selama dua hari untuk pengecoran beton lantai kerja atau wet lean concrete (WLC).

Sedianya, target awal selesai pengecora akhir WLC untuk persiapan mudik-balik Idul Fitri adalah Selasa malam ini. Namun karena intesitas hujan di lokasi pekerkaan cukup tinggi pihaknya menargetkan pengecoran akhir akan rampung dalam dua hari mendatang.

Intensitas hujan yang cukup tinggi banyak pekerjaan pemadatan jalan yang terkendala. Sehingga harus molor dari jadwal pekerkaan semula.

"Kami tidak ingin mengambil risiko bila memaksakan tanah yang tidak padat untuk dicor. PT TMJ berharap beberapa hari kedepan cuacanya baik sehingga proses akhir sebelum dilalui mudik- balik bisa sesuai target," katanya.

Terpopuler