Ini Nomor Layanan Kesehatan Darurat Bagi Pemudik

Rep: Andrian Saputra/ Red: Dwi Murdaningsih

Rabu 22 Jun 2016 12:05 WIB

  Angkutan umum di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (31/3). Foto: Republika/ Yasin Habibi Angkutan umum di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (31/3).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO --- Mentri Kesehatan, Nila Djuwita F Moelek mensosialisasikan layanan emergency medis bagi para pemudik. Layanan tersebut diperuntukan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan penanganan medis secara cepat. Terutama bagi yang tertimpa musibah kecelakaan lalu lintas.

"Layanan ini siap memberi bantuan kapan saja terutama bila terjadi kecelakaan," tutur Nila Moelek usai melakukan inspeksi mendadak di Terminal Tirtonadi dan Stasiun Solo Balapan, Surakarta pada Rabu (22/6).

Untuk mendapatkan layanan ini, kata dia pemudik tinggal melakukan panggilan ke nomor 119. Setelah itu petugas terdekat akan segera menuju lokasi memberi pertolongan pertama. Kata Nila, saat ini layanan emergency medis telah tersebar di 27 Kabupaten/Kota. Ia berharap dengan adanya fasilitas tersebut dapat mengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

Selain itu kata dia pada arus mudik tahun ini Kementrian Kesehatan telah menyiapkan sejumlah posko kesehatan terutama di sepanjang Jalur mudik di Pantai Utara (Pantura).

Sementara dalam sidaknya Nila berpesan agar pihak terminal dan stasiun memberikan pelayanan terbaik pada penumpang yang mengalami sakit. Sebab itu fasilitas kesehatan menjadi hal penting yang harus ada baik di Terminal maupun Stasiun Kereta.

"Kami sudah cek fasilitas kesehatan bagus semua, jadi prioritaskan dulu pemudik yang mengalami sakit, diberi pelayanan," tuturnya.

Selain itu kata dia pengemudi transportasi umum diharapkan dalam kondisi prima saat membawa penumpang pada mudik lebaran tahun ini. Menurutnya kecelakaan kebayakan terjadi lantaran pengemudi dalam kondisi letih. Sebab itu, untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, terlebih dulu pengemudi harus dilakukan pengecekan kesehatan.

Terpopuler