Makna Puasa dan Kesalehan Sosial

Red: Sadly Rachman

Senin 20 Jun 2016 17:30 WIB

Prof KH. Didin Hafidhuddin (kedua kanan) memasangkan peci kepada peserta pesantren kilat Orpanship disaksikan Kepala staf Kolinlamil Laksamana Pertama Karma Suta (tengah) di Jakarta, Kamis (17/7). (Republika/ Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --  Ada dua dimensi takwa yang perlu dipertajam, yakni kesalehan individual dan kesalehan sosial. Bagaimana penjelasannya, berikut pemaparan pakar syariah Prof Didin Hafidhudin.

 

 

Tim Tausiyah Ramadhan Republika TV:

Damanhuri Zuhri

Agung Sasongko

Fian Firatmaja