Angkutan Tol Laut Pasok Kebutuhan Puasa

Red: Andi Nur Aminah

Senin 06 Jun 2016 09:38 WIB

Kapal Tol Laut Mutiara Persada III Foto: Antara/Didik Suhartono Kapal Tol Laut Mutiara Persada III

REPUBLIKA.CO.ID,  BIAK -- Angkutan kapal tol laut rute Tanjung Priok ke Papua dan Papua Barat telah membawa 70 kontainer kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat Kabupaten Biak Numfor, Papua selama puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Biak Numfor Nico Sroyer di Biak, Senin (6/6) mengatakan angkutan kapal tol laut ke pelabuhan Biak itu sangat menambah pasokan bahan pokok bagi masyarakat dalam menghadapi hari besar keagamaan. "Berbagai jenis kebutuhan bahan pokok yang dibawa kapal tol laut sudah siap dibongkar secepatnya di Pelabuhan Biak," katanya.

Ia berharap dengan lancarnya angkutan tol laut yang tepat waktu diharapkan menjamin setiap kebutuhan bahan pokok sehingga berdampak dengan kestabilan harga di pasaran. Menyinggung stok bebagai kebutuhan bahan pokok di Biak jelang hari raya Idul Fitri, Nico Sroyer mengatakan berbagai kebutuhan bahan pokok selama bulan puasa dinyatakan aman. "Untuk beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu serta daging ayam stoknya akan bertahan lama karena melimpahnya stok di distributor," katanya.

Di Biak, harga beras kualitas bagus di jual dengan harga Rp 12 ribu per kilogram. Beras Bulog Rp 9.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 17 ribu per liter, tepung terigu Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 19 ribu per kilogram dan daging ayam Rp 34 ribu per kilogram.

Terpopuler