Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Solo

Rep: edy setiyoko/ Red: Ani Nursalikah

Selasa 21 Jul 2015 11:58 WIB

 Arus Balik Di Jalur Pantura. Sejumlah kendaraan pemudik arus balik melintas di jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7). Foto: Antara/Oky Lukmansyah Arus Balik Di Jalur Pantura. Sejumlah kendaraan pemudik arus balik melintas di jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Arus balik lebaran 1436 H mengalami puncaknya. Ratusan kendaraan mulai meninggalkan Kota Solo, Selasa (21/7). Pemudik melanjutkan perjalanan ke arah barat.

Arak-arakan kendaraan terbagi dua jalur begitu memasuki kawasan Kartosuro, Sukoharjo. Jalur Pantura menyusur lewat Kabupaten Boyolali menuju ke Semarang. Sedang jalur Selatan melalui Kabupaten Klaten menuju Yogyakarta.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Solo, memprediksi arus balik Lebaran terjadi tiga hari, yaitu Ahad, Senin, dan Selasa. Pemudik diperkirakan sudah sampai daerah tujuan pada Rabu dan mulai kerja sesuai dengan libur panjang lebaran.

"Diprediksi, arus balik tahun ini pecah menjadi tiga hari. Setelah itu, arus balik kepadatan lalu lintas mulai menurun,'' kata Kepala Seksi (Kasi) Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishubkominfo Solo Aris Wibowo, Selasa (21/7).

Berdasar catatan Dishubkominfo, jumlah kendaraan keluar-masuk Kota Solo 420 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih rendah dengan catatan musim Lebaran tahun lalu sebanyak 538 ribu kendaraan lebih. Penurunan angka pemudik, kata Ari, dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari penetapan cuti bersama, hari libur dan akhir pekan, saat jatuhnya Hari Raya Idul Fitri.

Meski terjadi penurunan sekitar 21,89 persen dibandingkan tahun kemarin, namun pihaknya tetap siap siaga mengantisipasi lonjakan arus balik.

Terpopuler