Arus Balik Jalan Lintas Sumatera Sepi

Red: Satya Festiani

Senin 20 Jul 2015 21:39 WIB

Jalan Lintas Sumatera Foto: Antara Jalan Lintas Sumatera

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Memasuki H+3 Idul Fitri 1436 Hijriah, arus balik melalui jalan lintas Sumatera bagian timur seperti Jambi-Pekan Baru-Medan dan sebaliknya masih sepi.

Kepala Pos Pelayanan Mudik di KM 73 Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, Ipda Satyo, Senin (20/7), menjelaskan aktivitas arus balik belum terlihat padat sepanjang jalan nasional lintas sumatera di wilayah Jambi. Namun ia memperkirakan kepadatan arus balik melalui jalan nasional tersebut pada H+4 atau Selasa (21/7).

"Untuk arus balik saat ini cenderung sepi, diperkirakan pada H+4 baru ada peningkatan, karena para pekerja sudah mulai masuk kantor dan anak sekolah juga sudah mulai masuk," kata Ipda Satyo.

Dia mengatakan, pada arus balik tahun ini, kendaraan yang melewati jalan lintas timur didominasi asal Pekan Baru (BM). Dan pengemudi roda empat lebih sering melakukan perjalanan di siang hari. "Umumnya mereka melakukan perjalanannya di siang hari, karena kalau malam pengemudi lebih banyak beristirahat," katanya menjelaskan.

Pihaknya juga mengimbau para pengemudi untuk segera istirahat jika dalam perjalanan kondisi lelah dan mengantuk. Pemudik diimbau memanfaatkan pos-pos pelayanan mudik dan 'rest area' yang telah disediakan.

"Di pos pelayanan ini ada fasilitas kesehatan, dan para pemudik juga bisa melakukan cek kesehatan seperti tensi darah," katanya.

Selain itu, Satyo mengungkapkan bahwa di jalur lintas timur ada beberapa titik jalan yang rawan longsor yaitu di KM 106 dan 124 desa Dusun Mudo. Untuk itu pemudik diimbau tetap berhati-hati.

Sementara itu, salah satu pemudik, tujuan Pekan Baru, Ahmadi, mengatakan, ia bersama keluarganya lebih senang melakukan perjalanan pada siang hari. Dan sengaja pulang pada H+3 untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

"Kalau malam hari lebih sering mengantuk dan jarak pandang agak berkurang, jadi enggak mau ambil resiko. Tapi kalau kondisi jalan sudah sangat baik, namun masih ada beberapa titik rawan kecelakaan yang masih minim rambu-rambu," kata Ahmadi.

 

Terpopuler