Yusuf Mansur: Lanjutkan I’tikaf Ramadhan

Red: Irwan Kelana

Selasa 14 Jul 2015 20:47 WIB

Pimpinan Pesantren Daarul Quran Internasional Ustaz Yusuf Mansur bersama santri Rumah Tahfidz Daarul Quran Gaza, Palestina. Foto: Republika/Damanhuri Pimpinan Pesantren Daarul Quran Internasional Ustaz Yusuf Mansur bersama santri Rumah Tahfidz Daarul Quran Gaza, Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rasulullah menganjurkan kaum Muslimin untuk melakukan i’tikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan.   Karena itu, walaupun i’tikaf  malam 27 Ramadhan – yang sering disebut  sebagai i’tikaf akbar – sudah dilalui, hendaknya kaum Muslimin jangan lantas berhenti i’tikaf.

Setidaknya masih ada tersisa dua malam untuk beri’tikaf, yakni malam 28 Ramadhan dan 29 Ramadhan. Da’I kondang Ustadz Yusuf Mansur mengajak kaum Muslimin untuk melanjutkan i’tikaf hingga malam terakhir Ramadhan 1436 H.

 

Melalui I’tikaf Call yang dikirim kepada para member setiap hari, Yusuf Mansur berpesan pada mala mini, pukul 20.14, “Selamat i’tikaf, jangan tinggalkan shalat Tahajud.”

Tak lupa Pimpinan Program Pembibitan dan Penghapal Alquran (PPPA) Darul Qu’ran itu menyampaikan doa dan renungan akhir Ramadhan yang bersumber dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Doa tersebut  sebagai berikut, “Ya Allah, baguskanlah agamaku yang menjadi penjaga setiap urusanku. Baguskanlah duniaku yang menjadi penopang hidupku. Baguskanlah akhiratku yang menjadi  tujuan kembaliku. Jadikanlah hidupku ini sebagai kesempatan untuk menambah kebajikan dan  jadikanlah matiku nanti sebagai penghentian dari setiap kejahatan.”

Terpopuler