Pemilik Rental Mobil Kebanjiran Pesanan

Red: Karta Raharja Ucu

Selasa 14 Jul 2015 06:17 WIB

Rental Mobil Foto: Republika/Adhi Wicaksono Rental Mobil

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Sejumlah pemilik dan pengelola mobil sewaan di Cianjur, Jawa Barat, kebanjiran pesanan menjelang musim mudik Lebaran. Bahkan, beberapa di antaranya terpaksa menolak pesanan karena puluhan kendaraan yang mereka miliki telah tersewa habis.

"Untuk H-3 ini, dari 23 unit kendaraan sewaan berbagai jenis dan merek yang kami miliki telah tersewa seluruhnya. Sehingga Kami terpaksa menolak sejumlah pesanan karena kami kesulitan untuk mendapatkan armada yang sebgian besar dipakai pemiliknya," kata Ayi Kurnia (38) pemilik Rental Prima di Kecamatan Karang Tengah, Senin (14/7).

Selama ini, ketika kekurangan armada untuk disewakan, pihaknya mencari ke sejumlah pemilik kendaraan pribadi yang biasa disewakan, namun menjelang hari raya, sebagian besar pemilik memakai sendiri kendaraanya. Sehingga tidak disewakan.

Tingginya minat warga menggunakan kendaraan sewaan menjelang hari raya, ungkap dia, membuat pihaknya dan sejumlah pemilik serta pengelola kendaraan sewaan di Cianjur, menaikan harga sewa hingga dua kali lipat dari harga sewa normal. Serta jangka waktu penyawaan ditentukan tiga hari menjelang dan sesudah Lebaran.

"Untuk hari raya kami menaikan harga sewa dari Rp 250 ribu per hari menjadi Rp 500 ribu per hari dan jangka waktu penyewaan minimal enam hari. Meskipun harga melambung minat warga untuk mengunakan jasa sewa kendaraan tetap tinggi setiap tahunnya terutama menjelang hari raya," katanya.

Hal senada terucap dari Iqbal Ncoy Alfaruel (35) pemilik rental mobil Hikmal di tengah kota Cianjur. Dia menuturkan, sejak sepekan menjelang hari raya, pihaknya kebanjiran pesanan dari pemudik yang hendak menyewa kendaraan. Meskipun 22 kendaraan miliknya telah terpesan, namun pihaknya masih bisa melayani pesanan dengan cara kerjasama dengan sejumlah perusahaan outsorching yang ada di Cianjur.

"Kebetulan kendaraan milik perusahaan tersebut banyak yang disewakan ke pihak swasta atau BUMN. Namun ketika libur lebaran mobil biasanya dikembalikan, sehingga kami bisa menyewa dari pihak perusahaan untuk disewakan kembali ke pelanggan," katanya.

Ketika tingkat pemesanan tinggi, pihaknya berkoordinasi dengan pihak perusahaan berapa armada yang dapat disewakan. Sehingga ketika calon penyewa mendadak datang pihaknya masih bisa melayani karena keuntungan yang didapat cukup menjanjikan.

"Harga sewa dari pihak perusahaan masih bisa kami tawar, sehingga keuntungan yang kami dapatkan cukup lumayan. Harga sewa sepekan menjelang hari raya sudah dinaikan hingga dua kali lipat dari hari biasa dan jangka waktu minimal enam hari," katanya.

Sementara itu, beberapa orang pemudik yang hendak menyewa mobil, mengatakan, lebih tenang mengunakan mobil sewaan karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya perawatan dan pengecekan ke bengkel karena kendaraan yang mereka sewa tinggal pakai untuk mudik.

"Saya mencari mobil sewaan karena kurang untuk membawa keluarga besar pulang kampung ke Semarang. Mengunakan kendaraan sewaan, tidak usah lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk ke bengkel, meskipun harga sedikit mahal, namun kami cukup puas," kata Yono warga Cianjur yang hendak mudik ke Jawa Timur.

Terpopuler