BAZNAS Gelar Mudik Bersama Mustahiq

Rep: c27/ Red: Agung Sasongko

Selasa 14 Jul 2015 07:41 WIB

Direktur Pelaksana BAZNAS, Teten Kustiawan Foto: ROL/Fian Firatmaja Direktur Pelaksana BAZNAS, Teten Kustiawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengadakan mudik bersama untuk para mustahik. Acara ini mengumpulkan 768 peserta yang berasal dari wilayah Jabotabek.

Dengan menyediakan 15 bus pariwisata eksekutif berfasilitas lengkap, BAZNAS mengantar pemudik ke empat pemberhentian utama di Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Banyuwangi. Selebihnya pemberhentian-pemberhentian di kota yang dilalui rute menuju sesuai dengan kebutuhan peserta mudik.

"Kami juga memberikan bingkisan berupa alat sholat dan uang santunan," ujar Direktur Pelaksanaan BAZNAS Teten Kustiawan di pelataran parkir Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (13/7).

Setiap orang mendapatkan satu bingkisan dan uang santunan untuk dipergunakan sebagai bekal di kampung halaman. Menurut Teten, keluarga yang kembali ke kampung halaman pasti ingin memberikan sesuatu kepada keluarga yang berada di sana.

Peserta mudik yang diadakan BAZNAS terdiri dari binaan-binaan yang memang sudah ada di bawah bimbingan BAZNAS. Mereka yang kesulitan untuk menikmati Lebaran di kampung halaman difasilitasi untuk bisa kembali bersilaturahmi bersama keluarga.

"Ini mustahik yang  bukan baru kita kenal sepintas, tapi mereka itu sudah jadi binaan kami, karena silaturahmi itu tidak cukup dengan telefon," ujar Teten.

Peserta pun diakui beberapa ada yang dari masyarakat umum, namun dengan rekomendasi oleh Amil BAZNAS. Mereka harus memberikan KTP, SKTM, dan setiap anggota keluarga yang ikut harus terdapat dalam satu Kartu Keluarga.

Terpopuler