Mudik yang Diberangkatkan Menteri BUMN Diganjar Rekor Muri

Red: Erik Purnama Putra

Ahad 12 Jul 2015 10:44 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1).(Republika/Agung Supriyanto) Foto: Republika/Agung Supriyanto Menteri BUMN Rini Soemarno mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1).(Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 22 perusahaan milik negara bersinergi menggelar program Mudik Bareng BUMN 2015 untuk memberangkatkan 7.800 orang pemudik yang diangkut dengan 153 unit bus ke beberapa kota-kota di Pulau Jawa dan Sumatra.

Peserta Mudik Bareng BUMN 2015 diberangkatkan langsung oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno yang didampingi masing-masing direksi dari 22 BUMN, di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad (12/7).

Ke-22 BUMN yang ikut bergabung dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN ini adalah Bank BTN, Mandiri, BNI, BRI, Pertamina, Semen Indonesia, Askrindo, Pelindo II, Telkomsel, PGN. Selanjutnya, Jasa Raharja, Taspen, Jasa Marga, Garuda Indonesia, Pupuk Indonesia, Pelindo III, Telkom, Kereta Api Indonesia, Pelni, Angkasa Pura II, Perum Damri dan ASDP Indonesia Ferry.

Dari 22 BUMN tersebut, 16 diantaranya memberikan fasilitas mudik gratis dan 6 lainnya sebagai penyedia jasa mudik. Adapun Ketua Panitia Mudik Bareng BUMN 2015 adalah Bank BTN. Sementara itu, Dirut Bank BTN Maryono mengatakan acara Mudik Bareng 2015 ini merupakan rangkaian kegiatan dari "Program Sinergi BUMN Membangun Negeri".

"Pemberian fasilitas mudik gratis kepada masyarakat ini sebagai bentuk kepedulian BUMN, di samping sebagai program CSR masing-masing BUMN sekaligus menindaklanjuti arahan Bapak Presiden RI dan Menteri BUMN agar BUMN lebih banyak berperan dalam kegiatan untuk masyarakat," kata Maryono.

Menurut catatan, dari total jumlah pemudik, sekitar 4.000 diantaranya menggunakan naik kereta api, sebanyak 450 pemudik dengan kapal laut, serta 320 pemudik diberikan fasilitas mudik naik pesawat. Maryono menjelaskan total seluruh peserta mudik yang didukung oleh 22 BUMN adalah lebih dari 78 ribu orang. Pemberangkatan mereka bervariasi sesuai dengan komitmen masing-masing BUMN.

"Ini sebuah bukti nyata BUMN yang dilakukan secara bersama untuk masyarakat yang akan berlibur di kampung halamannya, jelas Maryono.

Khusus Bank BTN sendiri, memberangkatkan 33 bus dengan jumlah pemudik 1.800 orang. Umumnya dari pemudik ini adalah para pegawai informal terkait bisnis Bank BTN termasuk nasabah. Program Mudik Bareng 2015 ini juga mendapat ganjaran dari Museum Rekor Indonesia (Muri) yang dicatat sebagai rekor mudik dengan peserta terbayak dalam pemberangkatan satu musim.

Terpopuler