Tol Pejagan-Pemalang Diberlakukan Buka-Tutup

Rep: C93/ Red: Indira Rezkisari

Ahad 12 Jul 2015 11:05 WIB

Pekerja memasang rambu-rambu sementara di jalan tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Jawa Tengah, Ahad (5/7). (Antara/Oky Lukmansyah) Pekerja memasang rambu-rambu sementara di jalan tol Pejagan-Pemalang di Brebes, Jawa Tengah, Ahad (5/7). (Antara/Oky Lukmansyah)

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- Baru sehari dibuka, Tol Pejagan-Pemalang kembali ditutup. Namun, penutupan tersebut hanya bersifat sementara yakni untuk menghindari penumpukan di pintu ke luar, Berebes Timur.

Petugas nampaknya tidak menginginkan terjadi penumpukan terlalu panjang di ruas jalan tol yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) tersebut. Terlebih, kondisi jalan yang belum sempurna diperkirakan akan menyebabkan seringnya terjadi penumpukan.

"Kita hanya berlakukan sistem buka tutup karena ujung tol agak padat. Kalau sudah padat kita panturakan lagi, kalau sudah aman kita masukan kembali," kata Ketua Pos Pengamanan Exit Tol Pejagan, Heru kepada Republika, Ahad (12/7).

Selain untuk menghindari penumpukan, penutupan tersebut dilakukan agar bisa dilakukan penyiraman. Penyiraman tersebut untuk menghindari jalan berdebu yang berpotensi menghalangi jarak pandang pengemudi.

"Tadi juga udah dilakukan penyiraman oleh pemadam kebakaran bersama pengelola PT Waskita. Itu juga berhentinya hanya satu jam saja," tambah Heru.

Terpopuler