Mudik Akbar Bareng BUMN Pecahkan Rekor Muri

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Erik Purnama Putra

Ahad 12 Jul 2015 09:48 WIB

Suasana mudik gratis yang digelar BRI. Foto: Republika/Agung Supriyanto Suasana mudik gratis yang digelar BRI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 22 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan fasilitas mudik gratis bagi 78.000 orang dalam musim mudik 2015. Kegiatan mudik akbar ini berhasil memecahkan rekor sebagai mudik dengan peserta terbanyak dalam pemberangkatan satu musim dari Museum Rekor Indonesia (Muri).

Piagam rekor tersebut diserahkan langsung Ketua Muri Jaya Suprana kepada Menteri BUMN Rini Soemarno di Lapangan Parkir Timur Senayan, Ahad (12/7). Dalam kesempatan itu, BUMN juga sekaligus melepas keberangkatan perwakilan pemudik tujuan Jawa dan Sumatra yang menggunakan transportasi bus.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, fasilitas mudik ini merupakan bentuk kontribusi dari perusahaan negara untuk rakyat. Program ini, menurut dia, selain sebagai bagian dari corporate social responsibility (CSR), juga perwujudan dari perintah Presiden Jokowi yang meminta BUMN lebih aktif berperan dalam kegiatan masyarakat.

Rini menyebut, tahun ini baru sekitar 50 persen BUMN yang berpartisipasi memberikan fasilitas mudik gratis bagi rakyat. "Harapan saya tahun depan seluruh BUMN bisa bersinergi dalam kegiatan ini," katanya.

Direktur Utama Bank BTN, yang merangkap sebagai ketua panitia, Maryono, menambahkan mudik akbar yang disebut telah memecahkan rekor dunia ini diikuti oleh 16 BUMN dan 6 BUMN penyedia jasa transportasi. Ada 78 ribu pemudik yang diberangkatan BUMN dalam kegiatan ini, baik melalui jalur darat, laut dan udara. "Penyelenggaraan mudik ini pesertanya nasabah, mitra kerja, binaan BUMN dan masyarakat," kata Maryono.

Dia memastikan bahwa mudik yang diselenggarakan oleh BUMN ini tak sembarangan. Sebab, semua kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pemudik telah melalui pengecekan sehingga dipastikan laik jalan. Selain itu, pengemudi bus juga diwajibkan menjalani tes urine.

Terpopuler