Aher Ingin tidak Ada Perbedaan Waktu Lebaran

Red: Bilal Ramadhan

Kamis 09 Jul 2015 19:09 WIB

Ahmad Heryawan Foto: Republika/Agung Supriyanto Ahmad Heryawan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menginginkan agar seluruh umat muslim bisa merayakan Idul Fitri 1436 Hijriah/Lebaran 2015 pada hari yang sama atau tidak ada perbedaan waktu lebaran.

"Saya pribadi inginnya atau berharap lebaran bisa bareng atau bersama-sama. Saya harap semua pihak berlebaran bersama ikut keputusan pemerintah," kata Ahmad Heryawan di Bandung, Kamis (9/7).

Namun pihaknya tidak bisa memaksakan seluruh warga untuk berlebaran di hari yang sama dan kalaupun terjadi perbedaan waktu Lebaran maka ia minta semua pihak saling menghargai. "Dan kalaupun ke depannya terjadi ada sebagian anggota masyarakat kita lebarannya beda, ya mari kita hormati dan harga ya, jangan dipermasalahkan," kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan jika nantinya ada perbedaan waktu lebaran maka hal tersebut tidak perlu diperdebatkan. "Karena penanggalan Masehi membuat penentuan hari raya kerap berbeda. Namun hal ini dinilai adalah persoalan keyakinan dan tidak perlu diperdebatkan. Hitungan masehi jadi ada perbedaan. Tapi itu terserah keyakinan masing-masing saja," katanya.

Pihaknya akan mengikuti penetapan yang dilakukan pemerintah lewat metode penglihatan hilal yang akan dilakukan pada 16 Juli 2015 mendatang untuk menetapkan kapan jatuhnya 1 Syawal atau Idul Fitri 1436 Hijriah.

"Yang penting semua sepakat di seluruh dunia bahwa idul fitri itu 1 Syawal. Sehingga semua sepakat bahwa Idul Fitri itu 1 Syawal. Dan itu enggak akan ada perbedaan," kata dia.

Terpopuler