PMI Jateng Siapkan Ratusan Dokter di Pos Mudik

Rep: c97/ Red: Hazliansyah

Kamis 09 Jul 2015 15:20 WIB

Posko kesehatan Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang Posko kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan ratusan dokter untuk berjaga di Pos Pertolongan Pertama (PP) selama periode mudik 2015.

Ketua PMI Jateng, Imam Triyanto menyampaikan pos pelayanan tersebut akan beroperasi pada H-7 dan H+7 Hari raya Idul Fitri 1436 H. Petugas yang terlibat dalam Pos PP terdiri dari 269 dokter, 149 perawat dan 810 sukarelawan yang memiliki ketrampilan pertolongan pertama.

“Pos ini kami siagakan bersama PMI Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan pada para pemudik,” tuturnya, Kamis (9/7).

Dalam posko tersebut, PMI juga telah menyiapkan ambulans dan petugas jaga lainnya. PMI Imam mengemukakan, semua posko akan beroperasi selama 24 jam sebagai rujukan pelayanan kesehatan.

Setiap hari, petugas di pos dibagi menjadi dua sampai tiga shift. “Keberadaan Pos PMI ini ada yang didirikan mandiri dan bergabung ke dalam Posko Terpadu bersama instansi pemerintah, Polisi, TNI dan pihak lainnya,” papar Imam.

Menurutnya kesiapan ini dilakukan secara serentak, berdasarkan arahan PMI Pusat.

Pada musim mudik sekarang Pos PMI tersebar di jalur pantura dan jalur selatan. Selain itu, PMI juga turut siaga di tempat publik seperti bandara, pelabuhan, terminal, stasiun, dan lokasi wisata.

Tidak hanya itu, Kepala Humas PMI Jateng, Nashir menyampaikan telah menyediakan stok kantong darah yang memadai untuk persiapan masa mudik. “Saat ini tercatat ada 3.583 kantong dari semua golongan darah,” tuturnya pada Republika.

Ia mengimbau agar para pemudik selalu berhati-hati dan waspada saat mengendarai kendaraan bermotor. Karena arus mudik yang padat dapat menyebabkan jalanan rawan kecelakaan.

“Silahkan beristirahat di Pos PMI, bisa istirahat dengan aman, nyaman dan gratis,” pesannya.

Terpopuler