Mengisi Ramadhan Sambil Mengenal Ketahanan Pangan

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Indah Wulandari

Rabu 08 Jul 2015 12:36 WIB

Lahan pertanian, salah satu faktor penopang ketahanan pangan nasional (ilustrasi) Foto: banten.go.id Lahan pertanian, salah satu faktor penopang ketahanan pangan nasional (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kegiatan Semesta Ramadhan Go Green sangat berguna bagi anak-anak untuk mengisi Ramadhan sekaligus memperkenalkan ketahanan pangan mandiri.

Kegiatan ini dilakukan dengan mengajak 1.000 anak yatim, piatu, dhuafa menanam pohon di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Jawa Barat.

 

"Kami membuat program ketahanan pangan mandiri (pertanian vertikal) dan desa emas," kata Lembaga Kemanusiaan (LK) ESQ Thesiana Budisetianti, Rabu (8/7).

 

Lewat pertanian vertikal ini, terang Thesi, LK ESQ mendorong masyarakat untuk mengelola dan menghasilkan berbagai kebutuhan pokok seperti sayuran dan ikan organik di lingkungan rumah. Program aquaponik bisa diterapkan di komunitas masyarakat, pesantren, panti asuhan, dan lingkungan RT.

 

Thesi menambahkan, melalui program desa emas, pihaknya melakukan pembenahan di desa-desa di Indonesia dengan potensi yang mereka miliki. Diharapkan desa-desa tersebut akan mandiri secara ekonomi dengan mengembangkan dan memberdayakan potensi mereka.

 

"Program desa emas ini akan kami lakukan di Desa Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat dan di Desa Jengklik, Magelang, Jawa Tengah.  Ini merupakan program yang digagas bersama Ketua Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah Aries Mufti," ujar Thesi.

 

LK ESQ, lanjutnya, akan terus mengangkat berbagai masalah lingkungan seperti pelestarian alam, penggundulan hutan, masalah sampah, banjir. Ini semua penting untuk diketahui sebagai upaya pencegahan kerusakan alam yang lebih lanjut.

Terpopuler