Polda Sumbar Petakan Titik Rawan di Jalur Mudik

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Hazliansyah

Selasa 30 Jun 2015 10:28 WIB

Arus Mudik 2014 Foto: Antara Arus Mudik 2014

REPUBLIKA.CO.ID,

PADANG -- Mapolda Sumatra Barat (Sumbar) telah memetakan titik-titik rawan di sepanjang jalur mudik dan balik Lebaran 1436 H.

"Sudah dipetakan. Ada banyak titik yang dianggap rawan, yaitu rawan macet, rawan langgar, rawan laka (kecelakaan), rawan longsor," tutur Kapolda Sumbar Brigjen Bambang Sri Herwanto di Padang, Selasa (30/6).

Untuk titik rawan macet, Polda Sumbar telah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) serta memperbanyak personel di lokasi-lokasi dimaksud. Petugas, lanjut dia, juga sudah mencari jalan alternatif untuk mengurangi atau menghindari kemacetan.

Untuk rawan laka, Bambang mengatakan, petugas akan memperbanyak rambu verboden (dilarang masuk), rambu lalin lainnya, serta lampu penerang. Petugas juga akan menempatkan personel di lokasi tersebut. Di tempatkan juga, tim pengurai macet serta penanganan laka lantas.

"Akan ada derek, petugas kesehatan, ambulan, di dekatkan di titik-titik rawan laka," ujarnya.

Sementara untuk titik rawan longsor, ia menuturkan, Polda Sumbar telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPBD untuk menempatkan alat-alat berat di lokasi dimaksud. Sehingga jika terjadi longsor, dalam waktu relatif singkat dapat dibuka kembali.

"Karena kalau peralatan jauh, macet, mau dilewatkan mana alat berat ini," jelasnya.

Bambang menambahkan, Polda Sumbar telah menyiapkan dan membuka akses semaksimal mungkin. Akses ini, lanjutnya, merupakan kantong-kantong parkir yang berada di dekat lokasi rawan longsor.

"Ada kantong parkir dekat titik tersebut dengan maksud, kalau macet kendaraan dimasukkan dulu, untuk memberikan kesempatan jalan akses bagi alat berat," imbuhnya.

Terpopuler