Hijabers: Pengaruh Hijab Luar Biasa

Rep: c38/ Red: Agung Sasongko

Jumat 26 Jun 2015 19:53 WIB

Hijabers Hijabers

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beberapa tahun belakangan ini, fashion terus berkembang di Indonesia. Hijabers sekaligus fashion blogger Qonitah al Jundiah menilai perkembangan hijab di Indonesia telah merambah berbagai aspek.

“Fenomena hijab, it’s great. Suatu hal yang simultan bertumbuh terus menerus dan harus di-support,” katanya kepada ROL, Kamis (26/6).

Ia menambahkan, dampak fenomena hijabers ini tidak hanya para perempuan berhijab. Fenomena ini juga mengembangkan perekonomian dan meningkatkan religiusitas perempuan Muslim di Indonesia.

Hijabers yang akrab disapa Tata ini mencontohkan, toko-toko fashion muslimah sekarang bertebaran. Kesadaran orang untuk menyediakan fasilitas yang ramah Muslimah juga mulai muncul, seperti fasilitas ruang breast feeding di kantor-kantor.

Alumni SUSI-Religious Pluralism dan American Democracy 2012 ini pun mengisahkan pengalamannya dengan para muslimah di Amerika. Menurutnya, para muslimah Amerika kaget ketika melihat dia bisa ber-fashion.

Mereka bertanya-tanya, kok bisa sih di Indonesia fashion-nya warna-warni. Di Amerika, kisah Tata, kebanyakan Muslimah memakai jilbab hitam-hitam. Akhirnya, dari situ terjadi pertukaran ide.  

“Luas banget pengaruh hijab ini. Gak cuma sekedar fashion, tapi juga bisnis, ekonomi, dan akademik. Orang jadi lebih banyak ingin tahu tentang Islam dan hijab,” tuturnya.

 

 

Terpopuler