REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Seperti halnya di Indonesia, Makkah memiliki makanan tradisional yang khusus disajikan saat Ramadhan. Salah satunya adalah ful, kacang merah yang diolah jadi bubur tanpa santan. Ful dimasak dengan sedikit susu,dan minyak.
Saddam Abbas, salah satu pekerja di sebuah restoran populer yang menjual ful mengatakan, orderan makanan meningkat selama bulan Ramadhan ini. Saat ini jumlah warga arab yang berpuasa berdatangan ke restoran, dan memesan makanan tersebut dua kali lipat dari jumlah yang biasa.
“Mulai saat mendekati waktu berbuka orang-orang mulai mengantri di depan took ataupun restoran.” Katanya. Seperti yang dilansir di Arabnews, Kamis (25/6)
Ia mengatakan, Massa berdatangan ke toko setiap hari sampai akhir bulan suci.
Selain itu, Hashim Bashmakh (60) mengatakan, Ramadhan adalah bulan ibadah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak amal.
Saat berbuka puasa, orang-orang Arab sangat menyukai jenis makanan tertentu selama sebulan. Kata Hashim, Ada tiga jenis makanan ramadan yang biasanya disajikan di atas meja di setiap rumah di Mekah, seperti ful, sup, sambusak dan subiya.