Ibu Menyusui Berpuasa, Perhatikan Ini

Rep: C94/ Red: Indira Rezkisari

Senin 22 Jun 2015 10:46 WIB

Ibu menyusui (ilustrasi) Foto: Republika/Amin Madani Ibu menyusui (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan yang selalu dinantikan umat Islam telah tiba. Salah satu keistimewaan bulan suci penuh keagungan dan keistimewaan ini adalah perintah untuk berpuasa.

Beberapa ibu menyusui juga menjalankan perintah agama untuk berpuasa. "Menyusui bayi merupakan investasi kesehatan yang berharga bagi ibu dan anak. Menyusui itu sendiri adalah ibadah sehingga banyak ibu tetap menyusui bayinya ketika mencoba berpuasa," kata dokter Annisa Siti Rohima, Senin (22/6).

 

Dokter Annisa mengatakan, ibu menyusui tetap diperbolehkan berpuasa selama produksi ASI, kesehatan ibu, serta bayi tidak terganggu. Dokter yang aktif di organisasi pendukung ibu menyusui AIMI Depok itu menjelaskan, ASI yang ibu hasilkan saat berpuasa tetap berkualitas baik. Menurutnya, puasa ketika menyusui memang tidak mudah namun banyak ibu bisa sukses berpuasa saat menyusui.

"Ibu hanya perlu menjaga asupan makanan dan minuman dengan baik supaya tetap bugar, ASI lancar dan bayi sehat,"ungkapnya.

Dokter Annisa menuturkan, ibu menyusui membutuhkan tambahan kalori 700 kkal sehingga asupan kalori total sekitar 2.200 sampai 2.700 kkal setiap harinya. Asupan tersebut setara dengan tiga porsi makan menu utama dan ditambah dua porsi kecil menu tambahan atau makanan selingan. Sehingga konsumsi aneka ragam bahan makanan sehat bergizi seimbang. "Perbanyak minum, terutama air putih, untuk mencegah dehidrasi," ujar alumni UGM itu.

 

Meski berpuasa ibu menyusui disarankan makan dan minum dengan porsi yang sama seperti sebelum berpuasa ketika waktu sahur, berbuka dan di malam hari. Saat waktu sahur sebaiknya kaum ibu makan mendekati waktu imsak dengan menu komplit. Menu itu, tuturnya, terdiri dari proporsi seimbang karbohidrat (terutama dengan indeks glikemik rendah), protein, sayur, buah, dan lemak. Tujuannya supaya ibu kenyang lebih lama.

Selain itu, pilih buah yang manis dan kaya air. Dan, segerakan berbuka dengan makanan manis juga menu buka puasa yang komplit untuk mengembalikan energi.

Terpopuler