Kurma, Pembatal Puasa yang Lengkap Mineralnya

Red: Indira Rezkisari

Kamis 18 Jun 2015 17:17 WIB

Pengunjung sedang memilih buah Kurma di pusat perbelanjaan modern, Jakarta, Rabu (2/7). (Republika/ Tahta Aidilla). Foto: Republika/ Tahta Aidilla Pengunjung sedang memilih buah Kurma di pusat perbelanjaan modern, Jakarta, Rabu (2/7). (Republika/ Tahta Aidilla).

REPUBLIKA.CO.ID, Dokter sekaligus presenter Lula Kamal mengatakan kurma sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi untuk berbuka puasa.

Alasannya, kata Lula, kurma memiliki serat yang baik serta nilai nutrisi tinggi dan porsinya yang kecil bisa dicerna perlahan sehingga otot-otot pencernaan meregang dalam kondisi tepat usai berpuasa berjam-jam.

"Kurma itu lengkap mineralnya, ada kalsium, magnesium dan lain-lain yang baik untuk tubuh. Di kurma juga ada gula yang baik untuk mengisi tenaga setelah 12 jam berpuasa, tapi jangan langsung makan banyak, sedikit-sedikit saja," kata Lula, Kamis (18/6).

Serat dalam kurma membantu melancarkan proses pembuangan melalui usus dan mencegah kolesterol jahat LDL terserap bersama zat-zat kimia penyebab kanker. Zat besi dalam kurma merupakan komponen utama dalam pembentukan hemoglobin dalam darah merah, menentukan keseimbangan oksigen di dalam darah. Potasium adalah elektrolit yang membantu mengontrol denyut jantung dan tekanan darah.

Sementara, Vitamin B di dalam kurma dapat diserap retina dan mampu mengoptimalkan fungsi filter cahaya dan melindungi dari degenerasi makular. Vitamin A dan K melindungi mata dan menjaga kulit tetap sehat.

Terpopuler