Fondasi Jembatan Comal Diperkuat Tiang Beton

Red: Agung Sasongko

Selasa 05 Aug 2014 14:48 WIB

Jembatan Comal Foto: Republika/Wihdan Hidayat Jembatan Comal

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Jembatan Comal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang sempat ambles dan telah selesai dilakukan perbaikan sementara, akan diperkuat dengan menggunakan konstruksi pancang tiang beton sebagai tumpuan.

"Di bagian barat Jembatan Comal akan dilakukan perkuatan dengan konstruksi pancang tiang beton untuk menggantikan yang lama. Sedangkan yang lama akan dirobohkan dan diganti dengan yang baru," kata Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah Bambang Nugroho di Semarang, Selasa (5/8).

Ia menjelaskan bahwa desain konstruksi untuk perkuatan Jembatan Comal sudah ada dan diharapkan bisa segera dilakukan pengerjaannya dengan target dua bulan selesai. "Untuk perbaikan 'oprit' Jembatan Comal yang saat ini menggunakan 'armco' dan tanah 'urugan' juga akan diganti dengan dengan perkuatan model tiang pancang sepanjang 20 meter sehingga lebih kuat," ujarnya.

Menurut dia, arus lalu lintas yang melintas di Jembatan Comal akan dialihkan ke jalur-jalur alternatif selama proses pengerjaan perkuatan berlangsung. "Lalu lintas tidak ditutup total tapi dialihkan ke jalur-jalur alternatif seperti Pejagan, Prupuk, dan Pemalang seperti yang dilakukan sekarang," katanya.

Pengerjaan perkuatan Jembatan Comal oleh petugas Satuan Kerja Wilayah I, kata Bambang, akan dilakukan secara bertahap yakni dimulai dari sisi sebelah selatan (Semarang-Jakarta) baru kemudian sisi utara (Jakarta-Semarang).

"Harapan kami seluruh pengerjaan dapat selesai dalam waktu dua bulan sehingga perlu ada akselerasi," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Jembatan Comal akan dibongkar dan diganti dengan jembatan yang baru setelah Lebaran 2014. Jembatan Comal kembali dibuka pada Kamis (24/7), sekitar pukul 03.30 WIB, setelah proses perbaikan terhadap bagian jembatan yang retak dan ambles selesai dilakukan.

Kerusakan Jembatan Comal tersebut diperkirakan karena pengaruh banjir bandang pada Februari 2014 sehingga beton penyangga di bagian bawah longsor dan terjadi pergerakan tanah secara perlahan. Perbaikan secara permanen pada bagian jembatan yang rusak itu tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat karena harus membongkar fondasi bagian bawah yang memerlukan waktu cukup lama.

Terpopuler