Hipertensi Hinggapi Pemudik di Kampung Rambutan

Red: Didi Purwadi

Rabu 30 Jul 2014 23:23 WIB

Penumpang menunggu kedatangan bus antar provinsi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat (25/7).(Republika/ Yasin Habibi) Foto: Republika/ Yasin Habibi Penumpang menunggu kedatangan bus antar provinsi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Jumat (25/7).(Republika/ Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh stres, kecapaian dan kurang tidur mendominasi penyakit pemudik yang memerlukan pertolongan kesehatan di pos kesehatan Lebaran Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Rabu.

"Tujuh dari delapan pemudik yang dirawat di pos kesehatan dari pagi menderita gejala hipertensi," tutur dokter jaga pos kesehatan Terminal Kampung Rambutan, dr Eva Srigita, di Jakarta, Rabu.

Eva menambahkan salah satu pasien gejala hipertensi tersebut bahkan harus dirujuk ke UGD RSUD Pasar Rebo karena mengalami sesak nafas.

Jumlah pasien hipertensi ini, menurut dia, tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak sebelum Lebaran hingga satu hari setelahnya.

"Rata-rata pasien yang terkena hipertensi di sini dari hari-hari sebelumnya ya segitu. Lainnya karena masuk angin dan pusing saja," katanya.

Penyebab utama serangan hipertensi pada pemudik selain stres, kecapaian, dan kurang tidur, tambah dia, adalah kurang menjaga asupan makanan.

"Pemudik sering jajan di tempat seadanya di terminal atau saat di jalan, jadi asupan makanannya kurang diperhatikan selama mudik, padahal kalau hipertensi banyak pantangannya," tuturnya.

Terpopuler