Makna Idul Fitri Bagi Jokowi

Red: Citra Listya Rini

Senin 28 Jul 2014 11:17 WIB

Jokowi Foto: Republika/ Yasin Habibi Jokowi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Terpilih untuk periode 2014-2019 Joko Widodo mengatakan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah merupakan momen pemersatu bangsa.

"Setelah kita menjalani satu bulan di bulan penuh barokah, mafiroh dan pengampunan, sekarang kita kembali ke fitri sebagai sebuah bangsa besar agar seluruh masyarakat kembali menjadi sebuah bangsa yang satu, bangsa Indonesia," kata Jokowi di Balaikota sesaat sebelum meninggalkan Balai Kota, Senin (28/7).

Jokowi menambahkan momen Lebaran hendaknya digunakan sebagai momen rekonsiliasi di tahun politik setelah pemilihan umum.

"Yang dulu mungkin ada kerenggangan dan kerikil kecil waktu pilpres dengan teman dan tetangga karena perbedaan pilihan politik, di hari yang fitri ini bisa rukun kembali," katanya.

Lebih lanjut Jokowi meminta agar masyarakat kembali menjalankan aktivitas seperti sedia kala."Jalankan aktivitas seperti biasa kembali. Jangan ada lagi nomor dua nomor satu, sekarang hanya satu Indonesia," kata dia.

Jokowi melakukan shalat Ied dan open house di Balaikota. Setelah itu Jokowi menerima beberapa tamu di Rumah Dinas Taman Surapati nomor 7. Tamu yang diterima antara lain Menparekraf Mari Elka Pangestu, Ketum Hanura Wiranto, Wamen Perhubungan Bambang Susantono, wartawan dan sejumlah warga.

Terpopuler