Puncak Arus Mudik Terjadi pada H-3

Rep: c75/ Red: Joko Sadewo

Ahad 27 Jul 2014 23:53 WIB

 Kapolri Jenderal Polisi Sutarman (kiri) didampingi Kapolda Jabar Inspektur Jenderal (Pol) Mochammad Iriawan (kanan) saat meninjau jalur mudik Nagreg, Ahad (27/7). (foto: Septianjar Muharam) Kapolri Jenderal Polisi Sutarman (kiri) didampingi Kapolda Jabar Inspektur Jenderal (Pol) Mochammad Iriawan (kanan) saat meninjau jalur mudik Nagreg, Ahad (27/7). (foto: Septianjar Muharam)

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Muhammad Iriawan mengatakan puncak arus mudik 2014 terjadi pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah. Hal itu berdasarkan data Polda Jabar, pada H-3 dimana pemudik yang melewati jalur Pantura, Selatan, Tengah mencapai 1,323,995.

Terdiri dari dari 392,730 kendaraan roda empat dan 931,265 kendaraan roda dua. Terdapat kenaikan 41 persen dari tahun lalu. "Pemudik cukup deras mengalir dari arah Pantura, Selatan dan Tengah," ujar Kapolda Jabar, Irjen Mochammad Iriawan kepada Wartawan di Pospam Cikopo, Ahad (27/7).

Ia menuturkan arus mudik 2014 berjalan dengan tertib dan aman. Meskipun terdapat sedikit permasalahan. "Puncak mudik H-3, arus yang keluar kendaraan 1.323, 995. 41 persen," katanya.

Berdasarkan data polda Jabar pada tahun 2013, puncak arus mudik terjadi pada H-4 dengan jumlah kendaraan mencapai 1,432,900. Terdiri dari 479,191 kendaraan roda dua dan 310,612 roda empat.

Terpopuler