Masyarakat Diimbau Hindari Konvoi Takbiran

Rep: Antara/ Red: Chairul Akhmad

Ahad 27 Jul 2014 10:43 WIB

Pawai malam takbiran. Foto: Antara/Basri Marzuki/ca Pawai malam takbiran.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Kombespol Wisnu Andayana, mengimbau agar masyarakat tak menggelar konvoi saat malam takbiran.

Menurutnya, hal tersebut akan mengganggu keadaan lalu lintas pada malam takbiran itu.

"Mobilitas pada malam itu diprediksi akan tinggi, hingga dikhawatirkan lalu lintas akan menjadi kacau," kata Wisnu, Ahad (27/7).

Jika memang ingin takbiran, ia mempersilakan warga bergabung dengan rombongan Pemerintahan Kota (Pemkot) Padang. Sehingga konsentrasi arus lalu lintas tidak terpecah. "Yang diizinkan untuk menggelar arak-arakan hanya Pemkot, jadi silakan bergabung. Untuk rombongan Pemkot pun jalurnya telah diatur," kata Wisnu.

Wisnu juga mengingatkan agar masyarakat tidak lalai saat keluar pada malam takbiran.

Karena mobilitas masyarakat yang tinggi dan lalai, dikhawatirkan akan memberikan kesempatan terjadinya aksi kejahatan.

"Jangan sampai keramaian dimanfaatkan oleh orang-orang yang memang memiliki watak tidak baik. Jadi, masyarakat jangan lalai," ujarnya. Salah satu aksi kejahatan yang marak terjadi pada saat keramaian adalah pencurian dengan sasaran utama kendaraan bermotor dan barang berharga.

Ia berpesan agar masyarakat memerhatikan lokasi parkir dan memastikan keamanan kendaraan bermotor saat akan ditinggalkan. Untuk pengamanan, Polresta Padang akan berupaya menjaga keamanan hingga tidak ada masyarakat yang dirugikan.

Kepala Satuan Lalulintas Polresta Padang, Kompol Gatot Listanto, mengatakan, pihak kepolisian juga memiliki pos pengamanan di beberapa titik Kota Padang. "Sebanyak 10 titik pos pengamanan telah didirikan, silakan hubungi pos terdekat jika mengalami masalah. Kami akan tindaklanjuti segera," tegasnya.

Terpopuler