Jalur Nagreg-Limbangan Ditutup, Arus Mudik Dialihkan

Rep: c61/ Red: Nidia Zuraya

Sabtu 26 Jul 2014 09:40 WIB

  Kendaraan memadati ruas Jalan Raya Nagreg menuju Limbangan Tasikmalaya-Garut di Nagreg,  Kabupaten Bandung, Jumat (25/7). (foto: Septianjar Muharam) Kendaraan memadati ruas Jalan Raya Nagreg menuju Limbangan Tasikmalaya-Garut di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (25/7). (foto: Septianjar Muharam)

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT – Memasuki puncak arus mudik Lebaran Sabtu (26/7) pagi, jalur selatan Nagreg-Limbangan padat merayap. Bahkan kepadatan arus lalu lintas mengular hingga 25 kilometer lebih, mulai simpang Cagak Nagreg hingga Ciawi di Kabupaten Tasikmalaya.

Dari pantauan Republika arus kendaraan bergerak pelan saat melintasi kesibukan pusat niaga kawasan Pasar, Pasar Lawo dan Pasar Malangbong. Sehingga arus yang terus mengalir tiada henti, menyebabkan antrean panjang.

Demi mengatasi kemacetan yang berlarut-larut di jalur utama selatan tersebut, Kepolisian setempat terpaksa menutup jalur Nagreg-Limbangan, tepat di simpang Cagak Nagreg. Kemudian pemudik yang hendak menuju Tasikmalaya, Ciamis, hingga Jawa Tengah dialihkan melalui jalur alternatif.

“Dari arah arah Cileunyi kita alihkan ke jalur Nagreg-Kadungora-Garut, melalui jalur Singaparna,” terang Kepala Polres Kabupaten Bandung Ajun Komisaris Besar Jamaludin di Pos Pam Cagak Nagreg.

Hal tersebut dilakukan selain untuk mengatasi kemacetan di jalur Nagreg-Limbangan, juga agar penumpukan arus tak sampai ke kawasan Cileunyi. Sehingga menutup Jalur Nagreg-Limbangan merupakan langkah terbaik. Penutupan itu sendiri terus berlangsung hingga Jalur Limbangan kembali lancar.

Namun, kata Jamaludin, jika ternyata akibat limpahan arus dari tol Cipularang, menyebabkan penumpukan di Nagreg ternyata merembet juga ke Cileunyi. Maka pihaknya akan mengalihkan arus ke jalur alternatif lainnya.  Yakni dengan mengalihkan arus pemudik di Rancaekek ke Cijapati.

Selain itu Jamaluddin memperkirakan puncak arus mudik terjadi hari ini. Lantaran para pekerja sudah mulai libur. “H-2 ini puncak arus mudik di Jalur Selatan, Siang hingga malam nanti arus pemudik akan terus meningkat,” kata Jamaluddin.

Terpopuler