Cegah Penumpukan Polisi Blokir Sementara Pintu Pelabuhan Merak

Rep: c60/ Red: Taufik Rachman

Sabtu 26 Jul 2014 02:11 WIB

Sejumlah mobil antre untuk masuk kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (24/7). Foto: Republika/Prayogi Sejumlah mobil antre untuk masuk kapal Roro di Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (24/7).

REPUBLIKA.CO.ID,MERAK -- Untuk menghindari kepadatan di pintu masuk ke Pelabuhan Merak, polisi melakukan  pemblokiran sementara untuk kendaraan roda dua,empat dan lebih. Pemblokiran sementara itu dilakukan di Flyover Cikuasa atas, sekitar dua kilometer sebelum pintu masuk pelabuhan.

Sistem ini dilakukan guna menghidari kemacetan di depan pintu masuk pelabuhan sekaligus menghindari tersumbatnya jalan menuju Jakarta, Cilegon dan Pulorida. Aksi penutupan jalan sementara ini dilakukan sejak Jumat jam 11.00 Wib malem.

"Pemblokiran kendaraan roda empat-dilakukan sekaligus untuk mencegah penumpukan di pintu masuk pelabuhan," ujar Wakapolres Cilegon, Komisaris Polisi Arian Prima Danu, kepada Republika saat berjaga di depan pintu masuk pelabuhan, Sabtu (26/7).

Penumpukan kendaraan di depan pintu masuk pelabuhan dapat berakibat pada mandegnya jalur ke arah Pulorida, Cilegon dan Jakarta, sebab pintu masuk pelabuhan berdekatan dengan pertigaan menuju arah-arah tersebut.

Kepadatan di depan pintu masuk pelabuhan berangsur menurun pada pukul 01.00 dini hari. Namun sistem penutupan sementara akan tetap dilakukan jika kendaraan yang hendak menyeberang ke pulau Sumatera kembali membludak.

Puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Jumat (25/7) diperkirakan akan terus berlanjut hingga Sabtu (26/7). Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik semua anggota Polres Cilegon yang berjumlah 456 anggota dibagi dua shift, shift tanggal 25 dan 26 Juli. Separuh dari anggota ditugaskan selama 24 jam untuk memantau perjalanan arus mudik. "Itu di luar anggota Polda dan TNI," ujar dia.

--

Terpopuler