Terjadi Peningkatan Kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip 1, Karawang

Rep: C75/ Red: Julkifli Marbun

Selasa 22 Jul 2014 12:14 WIB

Sejumlah kendaraan terjebak macet di ruas tol bekasi barat menuju cikampek, Sabtu (27/8) dinihari. Arus kendaraan mudik terus memadati tol Cikampek, Karawang, Jabar. Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto Sejumlah kendaraan terjebak macet di ruas tol bekasi barat menuju cikampek, Sabtu (27/8) dinihari. Arus kendaraan mudik terus memadati tol Cikampek, Karawang, Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sejak H-10 hingga H-7 jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 28 Juli. Terjadi, peningkatan kendaraan besar dan kecil roda empat yang keluar dari Gerbang Tol Kalihurip 1, Kabupaten Karawang. Sementara, hingga H-7 di Gerbang Tol keluar Cikampek masih berjalan normal.

Berdasarkan data Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, sejak H-10 hingga H-7 di Gerbang keluar Tol Kalihurip 1 terjadi peningkatan kendaraan. Pada H-10, jumlah kendaraan yang keluar mencapai 13,455. H-9, 11,011. H-8, 9,145. H-7, 15,037.

Sementara, jumlah kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Kalihurip 1 pada H-10 mencapai 11,620. H-9, 9,022. H-8, 6,693. H-7, 12,300.

Saat ditemui dikantornya, Andri Yusuf, Kepala Gerbang Tol Cikampek-Kali Urip, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek mengatakan sejak H-10 sudah terjadi peningkatan kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip 1.

"Sejak H-10 sudah terjadi pergerakan dan terjadi di malam hari sesudah Isya hingga pukul 24.00 dan dini hari, pukul 02.00 hingga 03.00," ujar Andri Yusuf, Kepala Gerbang Tol Cikampek-Kali Urip, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Selasa (22/7).

Ia menilai banyaknya kendaraan roda empat yang keluar di Gerbang Tol Kalihurip 1 dikarenakan adanya jembatan Comal yang putus di jalur Pantura dan pengumuman pilpres serta kemacetan yang biasa terjadi di tol Cikampek. Sementara, saat ini kondisi Gerbang Tol Cikampek masih normal.

"H-10 hingga H-10 (tol Cikampek) itu justru sepi. Ada apa? Apakah setelah aman (pengumuman pilpres) baru jalan," ungkapnya.

Ia menuturkan para pegawai negeri dan pekerja industri mulai libur pada tanggal 25 sehingga kemungkinan H-3 merupakan puncak mudik.

Selain itu, pihaknya melakukan upaya mengatasi kemacetan dengan cara alternatif. Jika jalur gerbang tol Cikampek macet maka akan kendaraan dialihkan ke gerbang tol Kalihurip. Sementara, jika kemacetan mencapai KM 68 maka kendaraan dialihkan ke jalur tol Purbaleunyi atau Tol Sadang.

Terpopuler