Muslim Nigeria Ramaikan Masjid untuk Beriktikaf

Rep: mgrol26/ Red: Agung Sasongko

Ahad 20 Jul 2014 10:32 WIB

Muslim Nigeria Foto: AP Muslim Nigeria

REPUBLIKA.CO.ID,  LAGOS –- Bagi Muslim di Nigeria, sepuluh hari terakhir Ramadhan begitu istimewa. Mereka habiskan waktu untuk banyak beribadah.

"Saya mengatur  cuti tahunan saya mulai dari hari ke-20 setiap Ramadhan sehingga saya dapat memiliki kesempatan untuk melakukan iktikaf dan mendedikasikan diri untuk mencari malam Lailatul Qadar," ujar warga Nigeria, Izzullah Arowona, seperti dilansir onislam.net, Ahad (20/7). Arowona mengungkap Ramadhan kali ini merupakan kesempatan baginya untuk banyak membaca Alquran.

Di Nigeria, sepuluh malam terakhir di mulai sejak Sabtu. Menurut tradisi Islam, mendapatkan malam seribu bulan mampu adalah saat yang paling berharga dari 30-hari puasa selama doa-doa dijawab lebih cepat, dosa-dosa diampuni dan perbuatan baik dihargai berlipat ganda.

Seorang insinyur sipil, Sulaiman Murtadah, mengatakan ia menghabiskan sepuluh hari terakhir dari bulan menghadiri kuliah dan pertemuan di mana doa-doa khusus yang ditawarkan dengan harapan akan menemukan Malam Mulia. 

"Karena jadwal kerja saya tidak mengizinkan saya untuk mengambil 10 hari lagi untuk iktikaf, saya mencoba untuk menebus ini dengan meningkatkan tempo dengan yang saya membaca Alquran. Kemudian di malam hari, saya menghadiri doa yang berbeda. Meskipun itu bisa tegang, saya pastikan saya tidak tidur selama ini lalu 10 malam, " kata Murtadha.

Olasumbo Adedo, seorang akuntan, mengatakan keluarganya menghabiskan sepuluh hari terakhir bersama-sama di malam hari. 

"Ini adalah tradisi di keluarga saya untuk tidak tidur pada malam ini. Kami selalu membaca Alquran, "katanya.

Terpopuler