Muslim Kanada Gelar Proyek Ramadhan

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Chairul Akhmad

Rabu 16 Jul 2014 22:00 WIB

Project Ramadan Volunteer. Foto: Projectramadan.com Project Ramadan Volunteer.

REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO – Saling berbagi telah menjadi ciri Ramadhan di Kanada sejak kampanye untuk mendukung persediaan makan lokal dan tempat penampungan diluncurkan. Makanan itu dikemas, serta didistribusikan kepada para orang yang tak mampu.

Masyarakat Kanada juga sering diundang untuk buka puasa atau makan bersama dengan para Muslim. "Ini menakjubkan dapat melihat seberapa jauh kita saling berbagi," ujar Asma Nur Moten, Project Ramadan Volunteer Manager, seperti dilansir dari OnIslamnet, Rabu (16/7).

Ia merasa sangat senang dapat membantu sesama dengan hal yang nyata. "Setiap donasi yang kami terima, dan setiap relawan yang menghabiskan waktu di sini mengagumkan," tuturnya.

Proyek Ramadhan ini diluncurkan di Greater Toronto Area (GTA), dan berinisiatif mengumpulkan keranjang beserta bahan pangan, demi memberi makan empat keluarga selama satu bulan. Setiap keluarga miskin berhak menerima bantuan itu tanpa dilihat agama, kebangsaan, keyakinan, serta kastanya.

Proyek selalu dimulai pada awal Ramadhan. Dan sejak diluncurkan hingga sekarang, lebih dari 3.300 keluarga di GTA sudah terbantu. Ramadhan dikenal sebagai bulan peningkatan ibadah, doa, juga membaca Alquran.

Bulan puasa pun dianggap sebagai waktunya untuk belajar menahan diri, mendekatkan diri pada Allah, serta bulan memberi. Karenanya, banyak kegiatan amal yang dilakukan pada saat Ramadhan. Para Muslim biasanya juga memberikan sedekah kepada orang miskin di negara berkembang.

Terpopuler