Pengemis Berkedok Penjual Plastik Serbu Jamaah Tarawih Istiqlal

Red: Didi Purwadi

Sabtu 28 Jun 2014 22:17 WIB

Tukang minta-minta atau pengemis (ilustrasi) Foto: Antara Tukang minta-minta atau pengemis (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan pengemis musiman menyerbu jamaah yang telah melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal pada malam pertama Ramadhan pada Sabtu malam.

Dari pantauan Antara, pengemis tersebut mendekati jamaah di pintu keluar masjid. Para pengemis meminta sedekah seikhlasnya dari pengunjung. Namun hal tersebut, cukup mengganggu jamaah karena jumlahnya yang cukup banyak.

"Terganggu sih, tapi mau bagaimana lagi," ujar seorang jamaah Masjid Istiqlal, Aminuddin.

Aminuddin dan keluarganya tak lepas dari "todongan" para pengemis. Dia meminta agar pihak pengelola Masjid Istiqlal untuk menertibkan pengemis musiman itu.

Seorang pengemis yang enggan menyebutkan namanya, mengaku dia mengemis hanya ketika jamaah usai shalat. Sebelum jamaah shalat, dia menjual plastik tempat menyimpan sandal atau sepatu.

"Saya jual Rp 2.000 per helai. Kalau mengemis, hanya iseng habis jualan," kata dia.

Wakil Kepala Seksi Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, mengatakan pihak masjid sulit menertibkan pengemis musiman itu. "Mereka juga dagang plastik. Jadi, kami sulit membedakannya."

Pelataran masjid milik negara itu juga dipadati pedagang yang menjual aneka makanan dan minuman. Masjid Istiqlal dipadati sekitar 10.000 jamaah yang menunaikan Salat Tarawih pada awal Ramadan. Para jamaah tersebut berasal dari berbagai daerah di Tanah Air.

Terpopuler