Punk Muslim Bedah Masjid Sejabodetabek

Rep: mgrol25/ Red: Agung Sasongko

Kamis 26 Jun 2014 21:43 WIB

Punk Muslim. Foto: mgrol25 Punk Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah sukses menyabet Eagle Award baru-baru ini, Punk Muslim segera melanjutkan program mereka untuk berdakwah dikalangan pemuda punk di Jabodetabek. Digawangi oleh Asep, Punk Muslim membuat sebuah kegiatan bernama Punksantren di bulan Ramadhan ini.

“Ada 100 anak punk yang kira-kira akan ikut kegiatan ini,” jelas pria bertato ini, di Jalan Melawai Raya, Kamis (26/06).

Selain melakukan pengajian rutin, Punk Muslim akan melakukan Tadabur Alam ke kaki Gunung Salak di Bogor. Mereka pun akan membedah masjid di lingkungan sekitar di 30 titik masjid di Jabodetabek. Bedah masjid ini dimaksudkan untuk membenahi mushala atau masjid di waktu setelah shalat Ashar sampai waktu berbuka tiba.

Ditanyai mengenai metode untuk merangkul anak punk, Asep menyatakan pendekatannya harus menyesuaikan dengan kondisi anak-anak punk tersebut, dan mencari ustadz yang membumi dengan kaum mereka. Dari segi gaya bahasa pun, ujarnya, tidak boleh menggurui dan harus persuasif.

Dari segi materi, Asep menekankan materi keislaman secara bertahap. Ia mencanangkan materi ruhiyah terlebih dahulu,baru kemudian materi penguatan aqidah agar para peserta tidak langsung terkaget. “Meski penampilan kami berantakan, kami juga ingin mempersiapkan bekal akhirat kami,” guraunya.

Terpopuler