REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Jelang Ramadhan, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) Rabu (25/6).
"Operasi pasar hanya akan dilakukan disaat-saat tertentu dan saat dibutuhkan, untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok," ujar Nur Mahmudi.
Menurut Nur Mahmudi, ketersediaan dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok di Kota Depok menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah naik turun. Hasil monitoring oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok per 20 Juni 2014, terjadi kenaikan harga daging ayam Broiler, telur ayam Broiler, dan bawang merah, sedangkan yang mengalami penurunan harga adalah daging sapi murni, cabe merah kriting dan cabe rawit merah.
Terkait makanan yang mengandung bahan-bahan kimia, dirinya menghimbau kepada seluruh konsumen agar pintar memilih makanan siap saji dan yang perlu diingatkan sebenarnya adalah para pedagang, hendaknya dapat memperhatikan komposisi yang ada di dalam makanan.
"Jika memang terbukti ada oknum nakal, maka Pemkot Depok siap memberikan sanksi dan dihukum sebagaimana mestinya," terang Nur Mahmudi.
Diharapkan Nur Mahmudi, masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas dengan memilih jenis pangan alternatif yang lebih murah jika harga bahan pokok melonjak, mengingat kejadian ini menjadi rutinitas menjelang bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri.
"Pemkot Depok juga menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga barang kebutuhan pokok terlalu tinggi dan mengambil margin keuntungan yang terlalu besar serta tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok selama ramadhan dan menjelang Idul Fitri," tutur Nur Mahmudi