Mengelola Diabetes Saat Ramadhan (2-habis)

Red: Chairul Akhmad

Rabu 18 Jun 2014 14:17 WIB

Pengobatan diabetes. Foto: AP Photo/Reed Saxon/c Pengobatan diabetes.

Oleh: Hiru Muhammad

Untuk sahur dianjurkan dilakukan saat mendekati imsak, mengubah jadwal, serta memerhatikan jumlah dan jenis makanan.

Selain penyesuaian dengan dosis obat dan insulin, perlu diatur pembagian porsi makan saat Maghrib hingga sahur. Saat sahur sebesar 50 persen, setelah Tarawih 10 persen, dan Maghrib 40 persen dari total kebutuhan kalori per hari. Selain itu, perhatikan pula jumlah kalori dalam setiap jenis makanan, jadwal makan, serta menghitung jumlah kalori per hari.

Menurut Yunir, pembatalan puasa bisa dilakukan apabila terjadi tanda-tanda hipoglikemia atau kadar kurang dari 60 mg/dl, gula darah kurang dari 70 mg/dl pada beberapa jam setelah sahur. Khususnya pengguna insulin saat sahur, gula darah lebih dari 300 mg/dl atau pada saat sakit.

Edukator diabetes

Sampai saat ini, jumlah dokter spesialis diabetes masih terbatas. Di sisi lain, pasien diabetes masih membutuhkan pengetahuan yang benar tentang diabates agar mampu mengatasi penyakitnya sendiri.

Karena itu, dibutuhkan peran pihak lain untuk membantu mengatasinya. Untuk itu, Perhimpunan Edukator Diabetes Indonesia (PEDI) secara berkala telah melakukan pelatihan tingkat dasar maupun lanjut bagi calon edukator diabetes.

"PEDI terdiri dari dokter ahli gizi, perawat, farmasi, psikolog, dan mereka yang peduli dengan diabetes," kata Dr dr Aris Wibudi SpPD, KEMD, ketua PEDI. "Pasien yang belum paham penanganan diabetes perlu bantuan pakar," katanya.

PEDI yang bekerja sama dengan Eli Lilly, perusahaan farmasi asal AS, sudah melakukan pelatihan Diabetes Conversation Map (DCM) kepada edukator diabetes sejak 2010. Melihat perkembangannya yang positif, sejak 2012 dibuat topik khusus DCM terkait Ramadhan. "Tujuannya agar pasien tetap dapat menjalankan ibadah puasa," ujar Aris.

Pihaknya juga menggelar kegiatan Managing Diabetes During Ramadhan Map sebagai bentuk DCM. Kegiatan ini digunakan sebagai alat bagi penderita diabetes dan keluarga guna memahami pengelolaan diabetes pada bulan Ramadhan.

Mereka akan memahami risiko berpuasa, apa yang terjadi pada tubuh saat berpuasa, komplikasi yang ditimbulkan, hingga menyusun rencana pengelolaan diabetes dan Ramadhan.

Terpopuler