'Ramadhan itu Mencari Ridha Bukan Politisasi'

Red: Agung Sasongko

Senin 16 Jun 2014 23:42 WIB

Pawai Ramadhan Foto: Republika/ Tahta Aidilla Pawai Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Marsudi Syuhud berharap kepada penceramah di masjid tidak memberikan materi yang mengesankan kampanye terhadap salah satu pasangan calon presiden.

"Ibadah Jumat, Tarawih maupun lainnya, khatib jangan sampai mengarahkan jamaah memilih calon tertentu. Ingat, jamaah belum tentu sama pilihannya," ucapnya ketika ditemui di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Jakarta.

Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yunahar Ilyas ketika ditemui di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Jakarta.

Menurut ketua bidang tarjih, tajdid, dan pemikiran Islam tersebut, Ramadhan hendaknya dijadikan umat Islam mencari ridho Allah SWT dengan menggelar kegiatan tujuan beribadah, sehingga tercipta suasana kondusif.

"Momentum Ramadhan yang bersamaan dengan kampanye dan Pilpres diharapkan mampu menghasilkan yang terbaik. Jangan buat kegiatan yang mengganggu ketenteraman dengan hal-hal yang tidak disukai Allah SWT," ujarnya.

Terpopuler