Bule pun Penasaran dengan Takbir Keliling

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Hafidz Muftisany

Rabu 07 Aug 2013 19:32 WIB

Malam Takbiran Foto: Republika/Wihdan Malam Takbiran

REPUBLIKA.CO.ID, KEBON SIRIH -- Turis mancanegara tak pernah tak kelihatan di Jalan Jaksa, Menteng, Jakarta Pusat. Termasuk pada bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434

Rann Torent, salah satu pelancong asal Australia mengaku penasaran dengan tradisi takbir keliling di Indonesia. ''Iya tertarik ingin lihat,'' ujar Torent kepada Republika, Rabu (7/8).

Pria yang baru pertama datang ke Indonesia juga mengaku tak kesulitan menemukan makanan selama bulan Ramadhan. Menurutnya, ia masih bisa membeli cemilan di mini market atau di mal.

Meski demikian, jumlah para turis di Jalan Jaksa tidak sebanyak di bulan-bulan biasa. Jalan kecil sepanjang sekitar 400 meter ini dipenuhi tempat tinggal cukup murah yang biasa digunakan untuk tinggal sementara.

Gang kecil di hampir setiap 50 meter jalan juga dipenuhi dengan kebutuhan-kebutuhan para turis seperti counter pulsa, warung telepon, kost, warung kecil hingga resto sederhana yang menyediakan makan ringan dan besar. Beberapa tenda makanan juga nampak namun tidak sedang digelar.

Sementara, menjelang malam, kelurahan Kebon Sirih ini lebih semarak dengan gema takbir dan shalawat dari Masjid-masjid.

Terpopuler