Pemuda Di Kupang Sambut Lebaran dengan Bersihkan Masjid

Red: Nidia Zuraya

Ahad 04 Aug 2013 19:03 WIB

Petugas Marbot sedang membersihkan masjid. (ilustrasi) Foto: www.akumassa.org Petugas Marbot sedang membersihkan masjid. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Pemuda dan remaja di Kelurahan Sikumana Kota Kupang yang terhimpun dalam Karang Taruna dari berbagai agama melakukan kerja bakti dengan membersihkan masjid yang ada dalam wilayah itu sebagai ungkapan syukur datangnya Lebaran 1434 Hijriah.

"Kegiatan bersih Masjid Darussallam Sikumana itu oleh pemuda dan remaja lintasagama dan etnis itu pada hakikatnya merupakan bentuk perwujudan dari Toleransi Hidup Beragama dan sekaligus ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan karunia yang dicurahkan kepada kita sekalian, sekaligus guna memohon keselamatan dari Yang Maha Kuasa bagi segenap warga," papar Ketua Pemuda dan Remaja Karang Taruna Sikumana Kota Kupang, Charles Lani, di Kupang, Ahad (4/8).

Menurut Charles Lani, pembersihan masjid dan lingkungan sekitar rumah ibadah umat muslim itu dalam tradisi masyarakat setempat, menjadi salah satu bagian dari tradisi selamatan yang merupakan sebuah upacara inti yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Di dalam acara selamatan itu, setiap orang berada dalam keselarasan karena masyarakat tidak lagi dibedakan antara satu dengan yang lain, di mana antara yang satu dengan yang lainnya tidak dipandang lebih rendah atau lebih tinggi.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh warga di daerah itu untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri sebagai salah satu ungkapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada semua orang untuk menikmati hidup ini. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diikuti aparat pemerintah dan tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat, sehingga benar-benar memberi kesan kekompakan dan kebersamaan serta dukungan atas program dan kegiatan kepemudaan di wilayah itu.

"Keikutsertaan pemerintah dan tokoh masyarakat serta tokoh agama setempat merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap terselengaranya kegiatan itu sehingga semua mendapat hikmah dari perjalanan hidup selama ini," katanya.

Ia berharap ke depan seluruh masyarakat di Kota Kupang dapat melakukan hal yang sama agar slogan toleransi hidup beragama tidak sebatas slogan belaka, tetapi benar-benar terwujud dalam hidup bermasyarakat.

Ditempat yang sama, Imam Masjid Darussallam Sikumana Kota Kupang, H Ramli Deni, mengatakan, kegiatan bersih Masjid dan lingkungan rumah ibadah merupakan sebuah ritual warisan dari nilai-nilai luhur budaya bangsa yang menunjukkan bahwa manusia menyatu dengan alam. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan masyarakat terhadap alam yang menghidupinya dan wujud nyata toleransi hidup beragama.

Terpopuler