Pemudik Disarankan Gunakan Masker

Rep: Alicia Saqina/ Red: A.Syalaby Ichsan

Kamis 01 Aug 2013 11:09 WIB

masker masker

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Musim mudik Idul Fitri 1434 Hijriah sudah dimulai. Jutaan pemudik yang menggunakan jasa angkutan umum pun, sudah memulai kegiatan bermudiknya di H-7 jelang Lebaran ini.

Meski umumnya seluruh umat Islam sangat bersemangat dengan aktivitas perjalanan pulang kampung tahunan ini, namun bukan berarti faktor kesehatan, pemudik abaikan.

Agar perjalanan pulang kampung para pemudik tetap berjalan lancar dan optimal, maka Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Dirjen PPPL), mengingatkan para pemudik yang melalui area pelabuhan untuk menggunakan masker.

Hal ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pantauan Republika di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Cilegon Banten sejak H-8 Idul Fitri, pemudik memang harus mengenakan masker. Sebab, kala siang, kondisi udara di sekitar pelabuhan tak begitu mendukung.

Karena banyaknya aktivitas angkutan-angkutan besar yang berlalu lalang, sehingga debu aspal pelabuhan pun naik dan bercampur di udara.

Tak hanya di sekitar lingkungan pelabuhan, saat pemudik berada dalam kapal Ferry pun, pengenaan masker harus tetap dilakukan. Sebab, di dalam kapal, jumlah pemudik semakin padat. Besarnya ruang duduk penumpang di dalam deck penumpang pun terbatas.

Selain di pelabuhan, di terminal-terminal bus pun, pemudik harus mengenakan masker. Sebab, polusi juga rentan di area tersebut.

Terpopuler