Polisi: Motor Bukan untuk Mudik Jarak Jauh

Rep: Wahyu Saputra/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Kamis 01 Aug 2013 10:33 WIB

 Sejumlah pemudik bermotor mulai berdatangan di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/8).     (Adhi Wicaksono) Sejumlah pemudik bermotor mulai berdatangan di jalan raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (26/8). (Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Melihat kemungkinan masih warga yang menggunakan kendaraan roda dua untuk mudik, pihak kepolisian menekankan sepeda motor bukan sarana untuk mudik.

''Sepeda motor kan bukan buat mudik yang rute perjalanannya jauh,'' kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKPB Sambodo Purnomo, Kamis (1/8).

Pasalnya, sudah ada sarana yang tepat dalam melakukan aktifitas mudik seperti Bus, Kereta Api, Kapal Laut dan Pesawat Terbang. Menurut Sambodo, sepeda motor yang notebenenya kendaraan kecil akan mudah goyang yang berujung tersenggol dengan kendaraan berbadan besar.

''Nanti kalau kesenggol bisa jadi kecelakaan,'' kata Sambodo.

Sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan, 70 korban kecelakaan arus mudik disumbang oleh kendaraan roda dua.

Faktor utama ditengarai kelelahan pengendara motor yang membuat konsentrasi dan kewaspadaan berkendara hilang.

Belum lagi bila si pengendara membawa keluarga dan barang bawaan. Otomatis kelelahan bertambah karena beban berat yang dibawa pengendara sepeda motor. ''Terjadi kelelahan dan bisa tersenggol,'' kata Rikwanto.

Terpopuler