REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada masa arus mudik dan balik lebaran 2013M/1434H serta untuk memenuhi harapan para pengguna jasa akan ketersediaan tempat duduk, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menyiapkan sebanyak 15.354 kursi tambahan yang terbagi dalam 88 penerbangan ekstra di sejumlah rute domestik dan internasional selama periode H-7 hingga H+7 lebaran.
Selain melaksanakan penerbangan ekstra, Garuda Indonesia juga akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar, yaitu A330-300 berkapasitas 257 kursi dan A330-200 berkapasitas 222 kursi, pada rute-rute penerbangan tertentu, antara lain pada rute Jakarta-Denpasar (vv), untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pada lebaran tahun ini.
VP Corporate Communication Pujobroto menjelaskan, sebanyak 88 penerbangan ekstra tersebut akan dilaksanakan pada rute-rute domestik dari Jakarta menuju Jogjakarta, Padang, dan Denpasar, serta pada rute-rute internasional dari Jakarta menuju Singapura, Bangkok, Hongkong, dan Korea, maupun sebaliknya, dan dari Jepang (Narita, Haneda, dan Osaka) menuju Denpasar, maupun sebaliknya.
Pujobroto mengatakan, dengan adanya penambahan kursi dari penerbangan ekstra dan pengoperasian pesawat berbadan lebar pada rute-rute ramai tersebut, maka jumlah ketersediaan kursi (seat availability) pesawat Garuda Indonesia selama periode H-7 hingga H+7 lebaran akan mencapai 1.146.144 kursi, yang terdiri dari 881.927 kursi di rute-rute domestik dan 264.217 kursi di rute-rute internasional.
Ketersediaan kursi pesawat Garuda Indonesia pada tahun 2013 ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya seiring dengan adanya peningkatan jumlah armada, pengembangan jaringan penerbangan, dan penambahan frekuensi di sejumlah rute-rute penerbangan.
Secara keseluruhan, peningkatan kapasitas Garuda Indonesia pada tahun ini mencapai 24,25 persen atau 223.703 kursi dibandingkan tahun 2012 yang sebanyak 922.441 kursi. Kapasitas di rute-rute penerbangan domestik meningkat sebesar 24,19 persem dari lebaran 2012 lalu sebanyak 710.151 kursi. Sementara itu, kapasitas di rute penerbangan internasional meningkat 24,46 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 212.290 kursi.
Berkaitan dengan meningkatnya lalu lintas penerbangan akibat bertambahnya jumlah penumpang pada periode libur Lebaran, maka untuk kelancaran proses penerbangan, Garuda Indonesia menghimbau para penumpang untuk tidak melakukan perubahan reservasi selama 24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan pengecekan kembali (re-confirmation) reservasi pada H-1 atau H-2 keberangkatan.
Selain itu, untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia menghimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin. Para penumpang juga dihimbau untuk menggunakan fasililitas City Check-in di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas Web Check-in untuk mengindari antrian panjang di konter check-in bandara. Sehubungan dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi ke arah bandara, Garuda Indonesia juga mengimbau penumpang untuk dapat berangkat lebih awal ke bandara dan tiba di Bandara 2 jam sebelum keberangkatan, guna menghindari keterlambatan penerbangan.