Masuki 10 Hari Terakhir, Masjid Faisal Dipenuhi Jamaah

Rep: Agung Sasongko/ Red: Fernan Rahadi

Selasa 30 Jul 2013 14:57 WIB

Masjid Faisal di Pakistan. Foto: IST Masjid Faisal di Pakistan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Kemegahan Masjid Faisal terlihat ratusan kilometer. Posisinya terletak di utara Islamabad dan kaki Barat pegunungan Himalaya. Ini yang kemudian menjadi daya tarik ratusan jamaah di seluruh Islamabad guna memakmurkan masjid.

Di Islamabad, banyak masjid berdiri. Namun, Masjid Faisal menawarkan suasana berbeda. Atmosfer Ramadhan begitu terasa ketika ribuan berlalu lalang jelang Magrib hingga Subuh.

"Bulan Ramadhan merupakan puncak ramainya masjid Faisal," kata salah seorang pengurus masjid, Tahir Siddique, seperti dikutip Asharq Al Awsat, Selasa (30/7).

Tahir mengungkap sudah menjadi tradisi di masjid Faisal untuk menggelar pembacaan Alquran internasional selama Ramadhan. Di sini, seluruh Qari dari seluruh dunia berpartisipasi.  Kompetisi ini selanjutnya disiarkan secara langsung di televisi negara.

Di luar itu,  beragam aktivitas digelar seperti kajian dan iktikaf. Memasuki 10 hari terakhir jumlah jamaah yang datang terus meningkat. Jamaah tak lagi datang dari Islamabad saja tetapi kota-kota di seluruh Pakistan.

Masjid Faisal dibangun pada tahun 1970-an. Masjid ini merupakan bantuan dari raja Saudi, Faisal bin Abdulaziz. Ide pembangunan ini dimulai sejak tahun 1966.

Arsitektur masjid ini sangat modern dan unik. Masjid ini memiliki area tertutup seluas 5.000 meter persegi dengan kapasitas 300.000 jamaah. Hingga kini, masjid ini masih menjadi yang terbesar di Asia Selatan.

Terpopuler