Jelang Lebaran, Bus Dilarang Berhenti 15 Menit

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Hazliansyah

Senin 29 Jul 2013 23:27 WIB

Sejumlah pemudik berjalan keluar terminal saat tiba seusai naik bus angkutan lebaran dari berbagai daerah di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (3/9). Foto: Antara/Reno Esnir Sejumlah pemudik berjalan keluar terminal saat tiba seusai naik bus angkutan lebaran dari berbagai daerah di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (3/9).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Untuk mengurangi tingkat kemacetan selama masa mudik, angkutan umum dilarang berhenti selama 15 menit untuk mengangkut penumpang.

Kepala Seksi Angkutan dan Terminal dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Sleman, Marjanto mengatakan pihaknya akan menindak tegas bus yang berhenti 15 menit.

"Bus tidak boleh ngantri lebih dari 15 menit di dalam terminal Jombor agar tidak macet," katanya. Selain itu, angkutan umum dari arah Utara menuju ke Giwangan juga dilarang keluar terminal Jombor melalui pintu sebelah Timur.

Bus akan dialihkan keluar melalui pintu Selatan menuju ke arah Barat terminal Jombor. Hal tersebut dilakukan lantaran pembangunan flyover Jombor masih belum selesai, sehingga jalan yang tersisa lebih sempit untuk arus lalu lintas dan akan menyebabkan kemacetan.

Untuk mengurangi kemacetan, pihaknya mengimbau pemudik menggunakan jalur alternatif apabila tidak menuju ke Yogyakarta. Ia menambahkan jumlah penumpang tahun ini diprediksi akan naik hingga delapan persen, menjadi 120.912 penumpang. Sedangkan pada 2012, terdakat 111.956 penumpang.

Untuk jumlah bus, akan ditambah hingga enam persen dari 3.868 pada 2012 menjadi 4.119 pada 2013.

Di terminal Jombor, akan tersedia 309 armada dengan kapasitas angkut mencapai 9.508 penumpang. 309 armada itu terdiri dari bus AKAP sebanyak 167 unit, AKDP sebanyak 79 unit, bus kota 16 unit, dan angkutan pedesaan sebanyak 47 unit.

Sedangkan di terminal Condongcatur, akan disediakan 94 armada dengan kapasitas angkut sebanyak 1.704. Di terminal Pakem terdapat 69 armada, terminal Prambanan 58 armada, dan di terminal Gamping terdapat 55 armada.

Marjanto mengatakan puncak arus mudik tahun ini akan terjadi pada H-5 atau tanggal 3 Agustus. Sedangkan, puncak arus balik akan terjadi pada H+2 atau 11 Agustus.

Terpopuler