Ini Dia Bisnis Menggiurkan Jelang Lebaran

Red: Endah Hapsari

Sabtu 27 Jul 2013 01:07 WIB

Pedagang kue kering sedang menata barang dagangannya. (ilustrasi) Foto: Antara/Septianda Perdana Pedagang kue kering sedang menata barang dagangannya. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Para pedagang kue kering mengaku meraih omzet 50 persen lebih besar dari hari biasa, dengan banyaknya warga Jakarta yang membeli kue kering untuk kebutuhan di hari raya.

"Menjelang Lebaran seperti ini omzet bisa naik hingga 50 persen, pembeli juga semakin ramai, terutama pada h-7 sampai h-3 pembeli akan semakin ramai lagi untuk berburu kue-kue kering atau makanan ringan," ujar penjual kue kering di Pasar Benhil, Qonita di Jakarta.

Harga setiap jenis kue beragam mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 110.000/kg tergantung dari jenisnya. Selain melonjaknya harga bahan pokok, harga kue kering juga ikut mengalami kenaikan antara Rp 4.000 hingga Rp 10.000/kg.

"Dari distributornya semuanya sudah naik, jadi saya juga menaikkan harga kalau tidak bisa merugi. Tetapi pembeli rata-rata tidak berkeberatan dengan kenaikan harga tersebut, karena mereka butuh," kata Qonita.

Frida, salah seorang pembeli mengaku tetap saja membeli kue-kue tersebut walaupun harganya naik. "Kalau tidak ada kue saat lebaran rasanya ada yang kurang."

Tidak hanya pakaian, kue kering setiap tahunnya juga memiliki tren tersendiri yang banyak diminati pembeli. Setiap tahunnya terdapat kue-kue kering yang cukup inovatif, di antaranya yang baru adalah lontong paris, cendol keju dan biskuit tiga rasa. Harga yang dipatok cukup mahal berkisar Rp 110.000/kg.

Terpopuler