Pantau Arus Mudik, Polda Metro Siapkan Dua Helikopter

Red: Hazliansyah

Kamis 25 Jul 2013 15:38 WIB

Ribuan kendaraan arus mudik terlihat antre di pintu Gerbang Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (26/8) malam. Foto: Republika/Imam Budi Utomo Ribuan kendaraan arus mudik terlihat antre di pintu Gerbang Tol Cikampek, Jawa Barat, Jumat (26/8) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengerahkan dua unit helikopter guna memantau arus mudik dari arah Jakarta menuju kawasan Pantai Utara (Pantura).

"Kita siapkan dua helikopter untuk memantau arus lalu lintas mudik dari arah Jakarta menuju kawasan Pantura," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Sudjarno di Jakarta, Kamis.

Sudjarno mengatakan petugas Polda Metro Jaya akan meningkatkan pengamanan arus mudik mulai pada H-4 hingga puncaknya yang diperkirakan pada H-3 hingga H-1. Sudjarno menuturkan polisi perlu memantau arus mudik dari udara, agar mengambil langkah cepat pada jalur yang terjadi kepadatan.

Jenderal polisi bintang satu itu memperkirakan masyarakat akan memadati tempat wisata di berbagai wilayah Jakarta pada H+1 atau H+2, sehinggaa petugas dapat membantu memantau lalulintas melalui udara.

Selain itu, Polda Metro Jaya akan mengerahkan 250 personel, guna membantu pengamanan arus mudik di wilayah Pantura terutama jalur Bekasi - Karawang.

"Setiap 200 meter akan disiapkan enam personel dan setiap Polsek dijadikan 'rest area' bagi pemudik," ujar Sudjarno.

Pihak kepoisian akan menggelar Operasi Ketupat menghadapi musim arus mudik sejak 2 - 15 Agustus 2013.

Terpopuler