PMI: Jangan Takut Donor Darah Saat Puasa

Red: Endah Hapsari

Rabu 24 Jul 2013 01:04 WIB

 Donor Darah Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto Donor Darah

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO---Palang Merah Indonesia mengimbau warga untuk tetap mendonorkan darahnya, meski di bulan puasa. "Jangan takut melakukan donor di bulan puasa, karena pengambilan darah bisa dilakukan pada malam hari, selepas Salat Tarawih," kata Sekretaris PMI Yusuf Puhi.

Menurut dia, kebutuhan darah di Gorontalo setiap bulan sekitar 700 hingga 1.000 kantong, namun yang terpenuhi hanya 300 hingga 400 kantong. "Kami memiliki 420 pendonor aktif, dan sisanya adalah donor pengganti yang dibawa keluarga pasien. Jumlah ini tentu masih sangat minim untuk memenuhi permintaan darah dari pasien maupun rumah sakit," katanya.

Kendala yang dialami PMI, kata dia, yakni sulitnya meyakinkan masyarakat bahwa donor darah itu bagus untuk kesehatan dan tidak membuat gemuk.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo Abdurrahman Bachmid mengatakan bahwa donor darah merupakan hal yang halal. "Donor darah itu halal, bahkan menjadi wajib bila itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan jiwa manusia. Yang diharamkan adalah jual beli darah," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, donor darah juga tidak membatalkan puasa, dan petugas pengambil darah juga akan memastikan lebih dahulu kesehatan pendonor layak atau tidak. Bachmid sendiri tercatat sebagai pendonor aktif di Unit Donor Darah Gorontalo. "Selama ini saya belum pernah donor pada siang hari, adanya di malam hari dan tetap segar," katanya.

Terpopuler